Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Raisa
online
Raisa
● online
Halo, saya Raisa
baru saja
Ada yang bisa kami bantu mengenai program kursus?
baru saja
Kontak Layanan
Area Siswa
Rp
Daftar Pendaftaran

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup

Aplikasi TOEFL Gratis Terbaik Review Jujur Cara Pakai

Oleh: Ferry Anggara, S.Hum. — Vocabulary & Context Coach (TOEFL ITP®) , 6 x

Aplikasi TOEFL gratis adalah aplikasi latihan berbasis mobile untuk calon peserta TOEFL iBT/ITP yang ingin berlatih soal dan skill inti tanpa biaya awal. Targetnya membantu Anda membangun kebiasaan latihan, memetakan kelemahan, dan menambah akurasi. Dengan pemakaian terstruktur, Anda bisa naik skor tanpa coba-coba.

Inti memilih aplikasi yang benar-benar membantu (cek cepat):

  • Selaras dengan target tes: iBT vs ITP (jangan salah format).
  • Ada pembahasan yang “mengajari”, bukan hanya kasih jawaban benar.
  • Latihan timed + analytics: ada timer, progres, dan riwayat salah.
  • Bank soal cukup untuk drilling: minimal bisa ulang tipe soal yang sama berkali-kali.
  • Rencana pakai jelas: 15–30 menit/hari dengan target per section.

Kenapa banyak aplikasi TOEFL gratis terasa “sibuk” tapi tidak menaikkan skor

Masalah terbesar bukan kekurangan aplikasi, melainkan cara memilih dan cara memakainya. Banyak aplikasi gratis membuat Anda merasa produktif (streak, badge, level), tetapi tidak menyentuh 3 hal yang menaikkan skor: akurasi, kecepatan di bawah timer, dan pola error yang berulang.

Di Kampung Inggris Pare (Kediri), peserta sering datang dengan “tas digital” berisi 5–10 aplikasi. Namun saat ditanya: “error paling sering di Listening/Structure/Reading apa?” banyak yang tidak punya jawabannya. Tanpa diagnosis dan review, aplikasi apa pun akan terasa mentok.

Kriteria aplikasi TOEFL gratis yang benar-benar membantu (bukan sekadar hiburan)

1) Harus match dengan format tes Anda: TOEFL iBT vs TOEFL ITP

Ini filter paling penting. TOEFL iBT menguji Reading, Listening, Speaking, Writing. Sedangkan TOEFL ITP fokus pada Listening, Structure & Written Expression, Reading. Artinya:

  • Jika target Anda TOEFL ITP, aplikasi yang dominan Speaking/Writing tidak salah, tetapi ROI-nya kecil untuk skor ITP.
  • Jika target Anda TOEFL iBT, Anda butuh latihan Speaking/Writing dengan feedback, bukan hanya pilihan ganda.

Jika Anda masih bingung membedakan jenis tes dan validitas hasilnya, rujuk ringkasan resmi di halaman: FAQ TOEFL di BIC.

2) Wajib ada pembahasan yang “mengunci konsep”

Aplikasi yang membantu biasanya punya pembahasan yang menjawab 3 pertanyaan:

  • Kenapa jawaban benar? (aturan/logic-nya)
  • Kenapa opsi lain salah? (jebakannya di mana)
  • Bagaimana mencegah salah yang sama? (aturan 1 kalimat)

Kalau pembahasannya hanya “B benar”, Anda hanya mengumpulkan skor latihan, bukan meningkatkan kemampuan.

3) Harus ada mode timed + riwayat salah (error tracking)

Skor TOEFL sering turun bukan karena tidak tahu, tetapi karena habis waktu. Aplikasi yang bagus minimal punya:

  • Timer per set/passage
  • Riwayat soal salah
  • Kategori/topik soal (mis. inference, main idea, S-V agreement, parallelism)

Fitur sederhana ini membuat latihan Anda berubah dari “coba-coba” menjadi “diagnosis → perbaikan”.

4) Bank latihan harus cukup untuk drilling, bukan hanya 10–20 soal

Banyak aplikasi gratis memberi “sample kecil” yang cepat habis. Itu tidak masalah jika Anda memanfaatkannya sebagai tes diagnosis, lalu Anda drilling pola yang sama dari sumber lain (mis. flashcards grammar, latihan passage, atau set tambahan).

Triknya: jangan mengukur aplikasi dari “banyaknya fitur”, ukur dari apakah ia menyediakan repetisi terarah pada titik lemah Anda.

Review jujur: kategori aplikasi TOEFL gratis + cara memakainya

A) Aplikasi TOEFL “resmi” dan TOEFL-specific (paling dekat dengan style ujian)

Jika Anda mencari acuan paling aman untuk TOEFL iBT, patokan utamanya adalah aplikasi resmi TOEFL. Saat ini tersedia aplikasi Official TOEFL Practice dengan opsi gratis dan premium (fitur umumnya mencakup latihan, penjelasan, tracking, dan feedback). Anda bisa cek detailnya di listing resmi: Official TOEFL Practice (Google Play).

  • Kapan cocok dipakai: Anda target iBT dan butuh benchmark kualitas soal & pembahasan.
  • Cara pakai yang efektif: gunakan 1–2 set gratis sebagai baseline, lalu fokus pada review pembahasan dan buat “aturan 1 kalimat” dari setiap error.
  • Catatan penting: gratis biasanya terbatas; jangan menunggu “unlimited” untuk mulai naik skor—yang paling menentukan adalah review dan drill.

B) Aplikasi “freemium” TOEFL prep (bagus untuk rutinitas, tapi harus disiplin review)

Kategori ini biasanya memberi latihan gratis terbatas dan membuka bank besar jika berbayar. Salah satu contoh populer adalah TOEFL Prep & Practice dari Magoosh yang menyediakan latihan Reading/Listening dan penjelasan (dengan porsi gratis untuk trial). Listing resminya: TOEFL Prep & Practice by Magoosh.

  • Kapan cocok dipakai: Anda butuh “alat latihan harian” yang rapi dan punya pembahasan.
  • Kesalahan umum: hanya mengerjakan yang gratis lalu pindah aplikasi—tanpa membangun sistem error log.
  • Cara pakai yang efektif: jadikan soal gratis sebagai pemicu diagnosis; setelah itu, drilling tipe error yang sama dengan set yang Anda punya (bisa dari catatan sendiri/flashcards).

C) Aplikasi flashcards (paling “nendang” untuk vocabulary & grammar jika dipakai benar)

Untuk TOEFL ITP khususnya, vocabulary akademik dan pola grammar sering menjadi penyumbang skor yang besar. Di sini aplikasi flashcards bisa sangat membantu, asalkan memakai spaced repetition. Contoh tool yang kuat adalah Anki: Anki (Spaced Repetition Flashcards).

  • Bagaimana ini membantu TOEFL: mempercepat recall vocabulary, menguatkan pola grammar, dan mengurangi “ragu” saat memilih opsi.
  • Rumus pakai yang benar: 10–20 kartu/hari + kartu dari error Anda (bukan hanya deck orang lain).
  • Contoh kartu yang efektif: “kata + contoh kalimat TOEFL-ish”, bukan “kata = arti” saja.

D) Aplikasi “English general” (Duolingo dkk) tetap berguna, tapi posisinya sebagai pendukung

Aplikasi English general dapat meningkatkan konsistensi dan exposure, tetapi jarang menaikkan skor cepat jika Anda butuh target spesifik. Pakai kategori ini untuk:

  • pemanasan 5 menit
  • membangun kebiasaan harian
  • melatih listening ringan

Namun untuk skor TOEFL, tetap butuh latihan yang mirip tes: soal pilihan ganda, passage, dan timer (terutama untuk ITP).

Jebakan umum saat memakai aplikasi TOEFL gratis (ini yang bikin hasil “stuck”)

Jebakan 1: Mengukur progres dari streak, bukan dari error yang berkurang

Streak bagus untuk disiplin, tetapi skor naik jika error berulang turun. Solusi: buat Error Log sederhana:

  • Tanggal
  • Section
  • Tipe soal
  • Alasan salah
  • Aturan 1 kalimat

Jebakan 2: Selalu ganti aplikasi sebelum sempat “drilling”

Ganti aplikasi itu seperti ganti gym sebelum tubuh beradaptasi. Pilih maksimal:

  • 1 aplikasi TOEFL-specific (latihan soal)
  • 1 flashcard (vocab/grammar)
  • 1 sumber listening (opsional)

Lebih dari itu biasanya membuat Anda berpindah fokus dan kehilangan tracking.

Jebakan 3: Tidak pernah latihan timed

Tanpa timer, Anda menguji “pengetahuan”, bukan “kemampuan ujian”. Minimal 3x seminggu lakukan set timed pendek: 10–15 soal Listening/Structure atau 1 passage Reading.

Rutinitas 15 menit/hari: cara memaksimalkan aplikasi gratis supaya terasa hasilnya

Versi TOEFL ITP (Listening–Structure–Reading)

  1. 5 menit flashcards (vocab/grammar) – ulang kartu yang paling sering salah.
  2. 7 menit set soal (timed) – pilih 10 soal atau 1 micro passage.
  3. 3 menit review – catat 1 error paling mahal + aturan 1 kalimat.

Jika Anda ingin memetakan baseline sebelum menjalankan rutinitas, gunakan tes pemetaan awal: Tes Prediction Online Gratis (VEPT).

Versi TOEFL iBT (butuh speaking/writing)

  1. 5 menit vocab (flashcards + contoh kalimat)
  2. 5 menit reading/listening set (timed)
  3. 5 menit speaking/writing mini-task + rekam + evaluasi (cek struktur jawaban)

Untuk iBT, pilih aplikasi yang memberi feedback/struktur jawaban (atau minimal rubrik) agar latihan speaking/writing tidak “asal ngomong”.

Tabel penilaian cepat: fitur aplikasi vs dampak ke skor

Fitur Kenapa penting Indikator “membantu” Red flags
Soal mirip TOEFL Melatih pola dan jebakan ujian Ada tipe soal jelas + penjelasan Soal terlalu umum, tanpa konteks
Pembahasan detail Mengunci konsep, kurangi error berulang Menjelaskan alasan benar-salah Hanya “jawaban benar = B”
Mode timed Skor TOEFL sangat dipengaruhi time pressure Timer per set/passage + riwayat waktu Tidak ada timer sama sekali
Analytics & review salah Membuat latihan bertarget Riwayat salah + kategori soal Skor akhir saja, tanpa detail
Spaced repetition Vocabulary/grammar lebih cepat “nempel” Ulang kartu otomatis sesuai lupa Flashcards acak tanpa sistem

Kapan aplikasi gratis cukup, dan kapan Anda butuh roadmap yang lebih terstruktur

Aplikasi gratis cukup jika Anda disiplin melakukan diagnosis, review, dan drilling minimal 2–4 minggu. Namun Anda butuh bantuan terstruktur jika:

  • skor stagnan lebih dari 3 minggu meski latihan rutin
  • error yang sama muncul terus (mis. Written Expression, inference Reading)
  • Anda mengejar deadline skor untuk kerja/kampus

Untuk jalur cepat, program intensif biasanya menggabungkan pre-test, bedah pola soal, dan post-test agar arah latihannya tidak melenceng. Anda bisa lihat opsi percepatan di: Kursus Intensif TOEFL ITP Online (24 Jam).

FAQ – Aplikasi TOEFL Gratis

  • Q: Aplikasi TOEFL gratis yang paling aman untuk acuan soal apa?
    A: Untuk TOEFL iBT, gunakan aplikasi resmi sebagai benchmark kualitas soal dan pembahasan, misalnya Official TOEFL Practice. Gratisnya mungkin terbatas, tetapi cukup untuk baseline dan pola review.
  • Q: Kalau target saya TOEFL ITP, apakah aplikasi iBT tetap berguna?
    A: Berguna untuk Reading/Listening, tetapi Anda harus memprioritaskan Structure dan latihan yang mirip ITP. Pastikan Anda paham perbedaan format tesnya lewat FAQ BIC.
  • Q: Kenapa saya sudah coba banyak aplikasi tapi skor tidak naik?
    A: Biasanya karena tidak ada sistem review. Mulai buat Error Log (tipe soal + alasan salah + aturan 1 kalimat) dan ulang tipe error yang sama 48 jam kemudian.
  • Q: Apa aplikasi gratis terbaik untuk vocabulary TOEFL?
    A: Yang punya spaced repetition biasanya paling efektif karena memaksa recall. Contoh tool kuat: Anki. Kuncinya: kartu harus berasal dari error Anda sendiri, bukan hanya deck umum.
  • Q: Bagaimana cara tahu baseline kemampuan sebelum memilih aplikasi?
    A: Ambil pemetaan awal (prediction) untuk melihat kelemahan per section, lalu pilih aplikasi yang menutup gap tersebut. Anda bisa mulai dari Tes Prediction Online Gratis (VEPT).

Pilih 2 aplikasi, jalankan 14 hari, dan ukur progresnya

Aplikasi TOEFL gratis akan terasa “membantu” jika Anda menggunakannya untuk diagnosis, latihan timed, dan review error—bukan sekadar mengejar streak. Jika Anda ingin roadmap yang lebih terarah (pre-test → strategi → post-test) agar tidak buang waktu, Bahasa Inggris Center (BIC) siap mendampingi dari Pare, Kediri.

Mulai dari baseline di Tes Prediction Online Gratis (VEPT) lalu percepat hasil lewat Kursus Intensif TOEFL ITP Online (24 Jam).

Legalitas lembaga: LKP English Versity (NPSN: K9998665), SK Operasional 421.9/2504/418.20/2022 (12-04-2022), alamat Jl. Cempaka No. 17, Tulungrejo, Kec. Pare, Kab. Kediri.

Foto Ferry Anggara, S.Hum. — Vocabulary & Context Coach (TOEFL ITP®)

Ditulis oleh

Coach Vocabulary-in-Context di Bahasa Inggris Center (BIC). Menguatkan penguasaan kosakata akademik, kolokasi, dan penafsiran makna dalam teks—kunci untuk meningkatkan akurasi Reading TOEFL ITP® tanpa menghafal secara acak.

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

🎓 Ingin Menguasai Materi Ini Lebih Dalam?
Ikuti program kursus intensif kami yang dibimbing langsung oleh instruktur.

Program kursus berhasil dipilih!

Masuk ke daftar pendaftaran
Lihat Program Lain
Lanjut Mendaftar
Konsultasi Program

Ingin tanya detail program ini? Hubungi admin: