Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Raisa
online
Raisa
● online
Halo, saya Raisa
baru saja
Ada yang bisa kami bantu mengenai program kursus?
baru saja
Kontak Layanan
Area Siswa
Rp
Daftar Pendaftaran

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup

Belajar TOEFL Semalam Masih Bisa Diselamatkan

Oleh: Citra Lestari, S.S. — Reading Coach (TOEFL ITP®) 6 x

Belajar TOEFL semalam adalah sistem belajar darurat H-1 untuk peserta TOEFL yang sudah punya dasar. Tujuannya menyelamatkan skor lewat strategi soal, manajemen waktu, dan perbaikan error paling sering. Metode ini efektif untuk optimasi, tapi bisa bumerang bila mengganti tidur dengan hafalan panik.

Inti kebut semalam (H-1) yang realistis:

  • Fokus 80/20: perbaiki tipe soal yang paling sering salah dan paling “murah” naiknya.
  • Latihan pendek tapi tajam: 3–5 set mini-drill, bukan marathon 1 buku penuh.
  • Kunci skor darurat: manajemen waktu + teknik eliminasi jawaban + kebiasaan “guess yang benar”.
  • Pantangan utama: begadang total, belajar materi baru yang berat, dan ganti strategi di jam terakhir.

Kebut semalam TOEFL: efektif atau justru bumerang?

Efektif jika Anda sudah punya fondasi bahasa (minimal bisa memahami teks dan audio dasar), lalu yang Anda butuhkan adalah rapi strategi: mengenali pola soal, mempercepat proses, dan menurunkan jumlah “kesalahan bodoh”.

Bumerang jika Anda memaksa “mengejar kemampuan bahasa” dalam 1 malam—misalnya menghafal ribuan kosakata, mengubah total grammar dari nol, atau menukar tidur dengan latihan tanpa analisis. Skor TOEFL sangat sensitif terhadap stamina dan fokus; strategi yang bagus pun gagal kalau Anda blank di tengah ujian.

Siapa yang biasanya masih bisa terbantu dengan belajar TOEFL semalam?

  • Peserta yang pernah tes/tryout (punya gambaran tipe soal dan waktu).
  • Level menengah: bisa menangkap ide utama bacaan dan memahami percakapan sederhana, tapi sering salah karena tergesa-gesa.
  • Targetnya realistis: “mengurangi salah” dan “mengunci skor aman”, bukan lompat ekstrem dalam sehari.

Kalau Anda benar-benar baru mulai H-1, langkah paling aman adalah: gunakan sistem ini untuk meminimalkan kerusakan, lalu rencanakan persiapan yang benar setelahnya (misalnya ambil tryout/prediction untuk memetakan kemampuan).

Prioritas H-1: apa yang masih bisa diselamatkan dalam 6–8 jam?

Anggap H-1 sebagai fase triage (penanganan darurat). Anda memilih yang paling berdampak, bukan yang paling menarik.

Prioritas #1: manajemen waktu (nilai tertinggi, biaya terendah)

  • Latih “kecepatan proses”: baca pertanyaan dulu, baru baca teks (Reading).
  • Biasakan eliminasi 2 opsi secepat mungkin, lalu pilih di antara 2 terakhir.
  • Buat aturan “maksimal 60–75 detik” untuk soal Reading yang buntu (jangan tenggelam).

Prioritas #2: pola kesalahan paling sering (error log 20 menit)

Ambil 15–20 soal dari tiap section, kerjakan cepat, lalu tandai salahnya. Setelah itu tulis 3 pola yang paling sering muncul, contoh:

  • Reading: salah di inference dan vocabulary in context.
  • Structure: kacau di subject-verb, parallel structure, dan reduced clause.
  • Listening: gagal karena tidak menangkap “kata kunci terakhir” atau tertipu distractor.

Prioritas #3: stamina ujian (jangan remehkan)

Targetnya bukan belajar sampai habis, tapi menjaga otak tetap “nyala” sampai section terakhir. Maka, jadwal belajar H-1 harus punya jeda, makanan ringan, dan batas akhir belajar.

Format TOEFL yang paling sering dikebut: TOEFL ITP (dan kenapa waktunya harus Anda hafal)

Jika Anda mengikuti TOEFL ITP level 1, struktur ujian umumnya terdiri dari 3 section: Listening, Structure & Written Expression, dan Reading. Totalnya sekitar 115 menit, dengan pembagian waktu yang ketat per section. Karena itu, kebut semalam yang benar harus “meniru” tekanan waktu, bukan latihan santai.

Section (TOEFL ITP Level 1) Jumlah Soal Waktu Target H-1
Listening Comprehension 50 35 menit Latih prediksi jawaban + tahan distraktor
Structure & Written Expression 40 25 menit Kuasi 8 pola grammar “paling sering keluar”
Reading Comprehension 50 55 menit Skimming + time cap per soal + eliminasi cepat

Rencana belajar TOEFL semalam: “Sistem Kebut 6 Jam” (tanpa bumerang)

Ini contoh blok waktu yang bisa Anda pakai saat H-1. Anda boleh menyesuaikan, tapi jangan ubah logika urutannya: pemanasan → drill tajam → mini-simulasi → pendinginan → tidur.

Durasi Fokus Output yang harus jadi
20 menit Audit cepat (error log) 3 pola salah terbesar + target perbaikan
80 menit Reading drill Time cap + teknik skimming berjalan
70 menit Structure drill 8 pola grammar inti + checklist “cek cepat”
60 menit Listening drill Catat kata kunci + hindari distraktor
45 menit Mini-simulasi 1 set campuran dengan stopwatch
20 menit Review & penguncian strategi 3 aturan ujian yang Anda patuhi besok

Drill cepat per section (yang paling berdampak dalam semalam)

1) Reading: teknik “Pertanyaan dulu, baru baca”

  • Langkah 1: baca pertanyaan, tandai kata kunci (nama, tahun, istilah).
  • Langkah 2: skimming paragraf untuk menemukan lokasi jawabannya (bukan membaca semua kata).
  • Langkah 3: gunakan eliminasi: buang opsi yang terlalu ekstrem (always/never) atau tidak nyambung konteks.
  • Aturan darurat: jika buntu, pilih opsi yang paling “netral” dan lanjut (jangan habiskan menit berharga).

Drill H-1 yang disarankan: 3 passage pendek, targetkan akurasi dulu baru kecepatan. Setelah itu ulang 1 passage yang sama, tapi lebih cepat (latih proses, bukan menambah materi).

2) Structure: 8 pola grammar yang paling sering “menyelamatkan” skor

Alih-alih mengulang semua tenses, fokus ke pola yang sering jadi jebakan dan bisa dicek cepat:

  • Subject–Verb Agreement (subjek panjang, verb nyasar).
  • Parallel Structure (A, B, and C harus sejajar bentuknya).
  • Clause vs Phrase (butuh subject+verb atau cukup phrase?).
  • Pronoun Reference (it/they/which mengacu ke siapa?).
  • Comparatives (more…than / -er…than; as…as).
  • Prepositions & Collocations (in/on/at, responsible for, interested in).
  • Reduced Adjective/Adverb Clause (who/which + be dihilangkan).
  • Word Form (noun/verb/adj/adv sesuai posisi).

Drill H-1: ambil 40 soal structure, kerjakan 20 menit (simulasi tekanan), lalu review salahnya. Jangan lanjut set baru sebelum salah lama dipahami.

3) Listening: jangan cari “semua kata”, cari “arah jawaban”

  • Biasakan menangkap kata kunci terakhir (sering menentukan jawaban).
  • Waspadai distraktor: kata yang sama di audio belum tentu jawaban yang benar.
  • Prediksi sebelum melihat opsi (kalau Anda sudah punya dugaan, Anda lebih kebal jebakan).

Drill H-1: 2 set listening pendek dengan catatan kata kunci (bukan transkrip lengkap). Review salahnya dengan mencari “momen” Anda kehilangan arah.

Pantangan kebut semalam (ini yang paling sering jadi bumerang)

  • Begadang total demi “nambah jam belajar”. Ini sering menurunkan fokus saat Reading yang panjang.
  • Ganti metode di jam terakhir (misal tiba-tiba belajar dari sumber baru yang asing).
  • Over-caffeine (debar + cemas + crash energi). Lebih baik stabil.
  • Latihan tanpa review. Mengulang salah yang sama itu bukan latihan—itu penguatan kebiasaan buruk.

Strategi waktu di ruang ujian: aturan sederhana yang menyelamatkan skor

Aturan “cap time” (wajib saat panik)

  • Reading: jika satu soal lewat 75 detik dan Anda belum yakin, lakukan eliminasi cepat lalu lanjut.
  • Structure: cari subjek dan verb dulu. Kalau belum ketemu dalam 15–20 detik, cari pilihan yang “secara bentuk” paling masuk.
  • Listening: jangan menyesal soal sebelumnya. Fokus ke nomor berjalan; kehilangan 10 detik bisa merusak 2 soal berikutnya.

Teknik “guess yang benar” (bukan guess asal)

  • Eliminasi dua opsi yang jelas salah.
  • Jika tersisa dua opsi, pilih yang paling sesuai konteks (Reading) atau struktur kalimat (Structure).
  • Hindari opsi terlalu ekstrem kecuali teks/audio benar-benar mendukung.

Kalau tes Anda besok di Kampung Inggris Pare, ini langkah aman yang sering dilupakan

Di Pare (Kediri), banyak peserta datang untuk mengejar syarat administrasi kampus/kerja dengan timeline mepet. Selain strategi soal, pastikan aspek administratif tidak menjadi alasan gagal:

  • Siapkan identitas dan data pendaftaran yang konsisten.
  • Pastikan perangkat/jaringan jika tes berbasis online.
  • Hindari “mendadak daftar” tanpa memahami prosedur check-in.

Untuk jalur yang lebih rapi, Anda bisa mengikuti alur resmi dari Bahasa Inggris Center (BIC) melalui panduan cara daftar program BIC. Bila Anda butuh tes cepat, cek ketersediaan di jadwal TOEFL ITP 2026.

Alternatif lebih aman daripada kebut semalam: “tes pemetaan” sebelum gas serius

Jika Anda masih ragu dengan posisi skor, lakukan pemetaan cepat supaya Anda tidak menebak-nebak. Opsi yang sering dipakai peserta adalah prediction/tryout untuk melihat pola salah.

Di Bahasa Inggris Center (BIC), Anda bisa menggunakan Tes Prediction Online Gratis (VEPT) sebagai latihan format dan pemetaan awal sebelum mengambil program intensif.

FAQ – Kebut Semalam TOEFL

  • Q: Belajar TOEFL semalam bisa naik berapa poin?
    A: Tidak ada angka pasti. Yang paling realistis adalah menurunkan kesalahan karena strategi dan waktu, bukan “membangun kemampuan bahasa baru” dalam semalam.
  • Q: Lebih baik fokus Reading atau Structure dulu saat H-1?
    A: Jika Anda sering kehabisan waktu, dahulukan Reading. Jika Anda sering salah pola grammar dasar, dahulukan Structure. Idealnya Anda audit 20 menit dulu (error log), baru memutuskan.
  • Q: Apakah begadang justru merusak hasil?
    A: Seringnya, ya. Kurang tidur dapat menurunkan performa kognitif dan memori terhadap materi yang baru dipelajari, sehingga belajar ekstra jam bisa tidak sebanding dengan turunnya fokus saat ujian.
  • Q: Bagaimana kalau besok TOEFL iBT, bukan TOEFL ITP?
    A: H-1 fokus pada kesiapan test day, perangkat, dan strategi dasar menjawab, bukan mengejar semua skill sekaligus. Ikuti checklist persiapan test day resmi dan pastikan identitas/aturan sudah aman.
  • Q: Kapan waktu terbaik untuk berhenti belajar di malam H-1?
    A: Saat Anda sudah mengunci “aturan main” (cap time, eliminasi, guess) dan mini-simulasi selesai. Setelah itu, tidur lebih bernilai daripada menambah set baru tanpa review.
  • Q: Kalau saya butuh pendampingan cepat, opsi apa yang masuk akal?
    A: Ambil program intensif berbasis strategi agar latihan terarah dan ada pre-test/post-test untuk memantau progres. Di BIC tersedia Kursus Intensif TOEFL ITP Online (24 Jam) untuk peserta yang butuh sistem belajar lebih aman daripada kebut semalam.

Kalau deadline mepet, selamatkan skor dengan cara yang benar

Kebut semalam paling efektif jika Anda mengunci strategi, bukan panik menambah materi. Jika Anda ingin jalur yang lebih aman (pemetaan awal, latihan terarah, dan jadwal tes jelas), Bahasa Inggris Center (BIC) bisa membantu Anda merapikan rencana belajar dan memilih tanggal ujian yang tidak mepet. Untuk legalitas lembaga, layanan dijalankan oleh LKP English Versity (NPSN: K9998665) di bawah naungan English Versity Education Foundation (alamat: Jl. Cempaka No. 17, Tulungrejo, Kec. Pare, Kab. Kediri).

CTA: Cek jadwal tes TOEFL ITP lalu daftar melalui panduan pendaftaran BIC agar tidak kejar-kejaran di H-1.

Referensi eksternal (untuk rujukan standar & prinsip persiapan):
ETS TOEFL ITP Test Content,
ETS Getting You to Test Day,
Sleep Deprivation and Memory (PMC).

Topik Terkait: ,
Foto Citra Lestari, S.S. — Reading Coach (TOEFL ITP®)

Ditulis oleh

Reading Coach TOEFL ITP® di Bahasa Inggris Center (BIC). Fokus pada teknik skimming-scanning, main idea, inference, dan penguatan konteks kosakata agar siswa lebih cepat memahami teks akademik dengan akurat.

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

🎓 Ingin Menguasai Materi Ini Lebih Dalam?
Ikuti program kursus intensif kami yang dibimbing langsung oleh instruktur.

Program kursus berhasil dipilih!

Masuk ke daftar pendaftaran
Lihat Program Lain
Lanjut Mendaftar
Konsultasi Program

Ingin tanya detail program ini? Hubungi admin: