Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Raisa
online
Raisa
● online
Halo, saya Raisa
baru saja
Ada yang bisa kami bantu mengenai program kursus?
baru saja
Kontak Layanan
Area Siswa
Rp
Daftar Pendaftaran

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup

Bisa Tes TOEFL ITP Berapa Kali? Strategi Retake

Oleh: Citra Lestari, S.S. — Reading Coach (TOEFL ITP®) , 5 x

Bisa tes TOEFL ITP berapa kali dalam sebulan adalah pertanyaan tentang retake untuk peserta yang mengejar skor target. Umumnya tidak ada batas bulanan baku; Anda bisa ikut selama jadwal test center tersedia dan pendaftaran diterima. Jeda latihan yang tepat membuat retake lebih efisien dan peluang skor naik lebih besar.

Jawaban cepat (praktis): berapa kali sebulan yang “masuk akal”?

  • Secara aturan: TOEFL ITP bersifat institusional; pembatas utamanya biasanya jadwal test center dan kuota, bukan “limit bulanan” universal.
  • Secara strategi: paling sering efektif 1–2 kali/bulan (memberi waktu latihan 2–4 minggu).
  • Kasus mendesak: bisa retake 2 kali dalam 2–3 minggu bila Anda tahu error spesifik dan punya jam latihan harian.
  • Hindari: retake terlalu rapat tanpa evaluasi; biasanya “habis biaya” tapi kenaikan skor kecil.

Apakah ada batas resmi retake TOEFL ITP seperti TOEFL iBT?

TOEFL ITP berbeda karakter dengan TOEFL iBT. TOEFL ITP adalah Institutional Testing Program yang pelaksanaannya dikelola melalui institusi/test center, sehingga pola jadwal dan administrasi sangat bergantung pada penyelenggara. Di dokumen resmi ETS, fokusnya adalah prosedur ujian, identitas, dan tata tertib—bukan “limit retake bulanan” yang kaku. Anda bisa melihat konteks resmi tersebut di TOEFL ITP Test Taker Handbook (ETS).

Di Indonesia, informasi operasional seperti jadwal, pengiriman skor, dan format tes umumnya mengikuti kebijakan mitra/test center. Sebagai contoh, FAQ IIEF menjelaskan TOEFL ITP bisa berbentuk paper-based atau digital, serta estimasi keluarnya laporan skor cetak. Rujukan: FAQ TOEFL ITP (IIEF).

Jadi, dalam 1 bulan bisa ikut berapa kali?

Kalau pertanyaannya “boleh” (secara praktik), jawabannya: tergantung ketersediaan jadwal dan kuota di test center pilihan Anda. Di Bahasa Inggris Center (BIC), kalender jadwal tes ditampilkan terbuka per tanggal dan sesi, sehingga Anda bisa mengukur sendiri peluang retake di bulan yang sama: kalender jadwal TOEFL ITP 2026 di BIC.

Namun, kalau pertanyaannya “ideal untuk naik skor”, gunakan patokan strategi berikut.

1 kali/bulan (paling stabil untuk naik skor)

  • Cocok untuk: gap skor sedang (mis. butuh naik bertahap), fondasi grammar/reading belum rapi, atau jadwal kerja padat.
  • Kelebihan: Anda punya waktu cukup untuk memperbaiki pola salah, bukan sekadar mengulang ujian.
  • Risiko: kalau deadline dekat, mungkin terlalu longgar.

2 kali/bulan (agresif tapi masih masuk akal)

  • Cocok untuk: deadline 3–6 minggu, atau Anda sudah tahu “bottleneck” (mis. Structure selalu jeblok di tipe soal tertentu).
  • Kelebihan: ada peluang “mencuri” kenaikan skor cepat lewat perbaikan error yang spesifik.
  • Risiko: kalau tanpa evaluasi detail, retake kedua sering hasilnya mirip retake pertama.

3–4 kali/bulan (biasanya tidak efisien, kecuali kasus tertentu)

  • Cocok untuk: kasus sangat mendesak dan Anda melakukan latihan harian intensif + review ketat.
  • Masalah utama: kelelahan, biaya membengkak, dan kenaikan skor cenderung stagnan karena tidak ada waktu “membangun skill”.

Rumus memilih jeda retake: jangan mulai dari tanggal, mulai dari “diagnosis”

Kesalahan umum peserta adalah memilih tanggal retake dulu, baru belajar seadanya. Cara yang lebih aman: diagnosis → rencana latihan → baru pilih tanggal.

  1. Tentukan gap skor ke target (berapa poin yang harus dikejar).
  2. Tentukan skill paling boros poin (Listening/Structure/Reading mana yang paling lemah).
  3. Tentukan jam latihan realistis (mis. 30–60 menit/hari vs 2 jam/hari).
  4. Pilih tanggal yang memberi waktu latihan sesuai gap.

Tabel strategi retake: jeda latihan yang realistis vs target kenaikan

Situasi Anda Jeda retake yang disarankan Fokus latihan Target realistis
Deadline sangat dekat (≤ 2 minggu) 7–14 hari (maksimal 1 kali retake cepat) Perbaiki “error pola” (tipe soal paling sering salah) + manajemen waktu Kenaikan kecil–sedang (tergantung fondasi)
Deadline 3–6 minggu 14–28 hari (umumnya 1–2 kali/bulan) Drilling terstruktur per section + review kesalahan Kenaikan sedang (lebih stabil)
Deadline 2–3 bulan 4–6 minggu per siklus Bangun skill inti (grammar patterns, reading speed, vocab akademik) Kenaikan lebih besar dan lebih “tahan lama”
Ingin skor tinggi untuk banyak opsi (beasiswa/karier) 6–8 minggu per siklus Skill-building + simulasi full test berkala Kenaikan maksimal (paling efisien biaya)

Retake strategy: langkah yang harus Anda lakukan setelah tes pertama

Retake yang efektif bukan “coba lagi”, melainkan “perbaiki variabel yang salah”. Gunakan checklist ini setelah tes pertama.

1) Buat “error log” per section (wajib)

  • Listening: salah karena vocabulary, kehilangan fokus, jebakan paraphrase, atau salah menangkap detail?
  • Structure: salah di tenses, subject-verb agreement, clause/reduced clause, parallelism, atau inversion?
  • Reading: salah di main idea, inference, detail, referensi pronoun, atau vocabulary-in-context?

Tanpa error log, Anda cenderung mengulang kesalahan yang sama di retake berikutnya.

2) Pilih 2 “mesin poin” terbesar, bukan semua sekaligus

Jika waktu Anda cuma 2–3 minggu, jangan menyebar fokus ke 10 topik. Pilih 2 area yang paling sering muncul dan paling sering salah. Contoh: Structure (clause) + Reading (vocabulary-in-context).

3) Simulasi waktu (agar retake tidak “kehabisan soal”)

Banyak skor jatuh karena time management: terlalu lama di soal sulit, lalu banyak soal mudah tidak sempat dikerjakan. Minimal lakukan 2 simulasi section dengan timer sebelum retake.

Pertimbangan biaya: retake itu bukan hanya “berapa kali”, tapi “berapa efisien”

Retake tanpa strategi biasanya mahal. Anda perlu menghitung biaya retake + biaya waktu + risiko burnout. Di BIC, biaya tes berbeda per sesi dan periode, jadi rujuk halaman ini untuk gambaran biaya dan pilihan program: biaya & jadwal program BIC 2026.

Rule of thumb: jika Anda ingin retake 2 kali dalam sebulan, pastikan ada plan latihan yang jelas di antara dua tanggal tersebut. Kalau tidak ada, lebih baik 1 kali saja lalu invest waktunya untuk latihan.

Kapan waktu terbaik ikut lagi? (3 skenario paling umum)

Skenario A: butuh dokumen cepat untuk administrasi

  • Pilih tanggal tes seawal mungkin di bulan berjalan.
  • Jika hasil belum sesuai, retake 1 kali lagi dengan jeda 7–14 hari (khusus perbaikan error paling dominan).
  • Perhatikan proses keluarnya score report; pada beberapa format, laporan cetak membutuhkan waktu (rujuk info IIEF jika Anda perlu dokumen fisik).

Skenario B: target skor naik signifikan, deadline 1–2 bulan

  • Ambil tes pertama sebagai “baseline”.
  • Latihan 2–4 minggu dengan fokus 2 area terbesar.
  • Retake di minggu ke-4 atau ke-5 agar ada waktu skill-building.

Skenario C: ingin hasil terbaik untuk banyak peluang (2–3 bulan)

  • Gunakan siklus 4–6 minggu: skill-building → simulasi → review → retake.
  • Biasanya cukup 1 kali/bulan, tapi kualitas latihannya lebih tinggi.

Retake di Kampung Inggris Pare: manfaatkan lingkungan belajar, bukan hanya jadwal tes

Di Kampung Inggris Pare (Kediri), Anda punya keuntungan: akses suasana belajar yang mendukung rutinitas latihan harian. Jika Anda ingin retake dalam bulan yang sama, rutinitas 60–120 menit/hari akan jauh lebih terasa dampaknya dibanding “marathon” H-2.

Untuk latihan yang lebih terstruktur (drilling + pembahasan kesalahan), Anda bisa gunakan program Kursus Intensif TOEFL ITP Online (24 Jam) di Bahasa Inggris Center (BIC) sebagai jembatan antara tes pertama dan retake berikutnya.

Catatan legalitas lembaga: layanan edukasi dikelola oleh LKP English Versity (NPSN: K9998665) di bawah naungan English Versity Education Foundation, beralamat di Jl. Cempaka No. 17, Tulungrejo, Kec. Pare, Kab. Kediri.

FAQ – Retake TOEFL ITP dalam Sebulan

  • Q: Jadi, bisa tes TOEFL ITP berapa kali dalam sebulan?
    A: Secara praktik, Anda bisa ikut beberapa kali selama jadwal test center tersedia dan pendaftaran diterima. Namun secara strategi skor, umumnya 1–2 kali/bulan lebih efisien karena ada waktu latihan yang cukup.
  • Q: Apakah ETS menetapkan batas retake bulanan untuk TOEFL ITP?
    A: TOEFL ITP bersifat institusional; dokumen ETS berfokus pada prosedur pelaksanaan dan administrasi, sementara frekuensi umumnya mengikuti jadwal test center. Rujukan dokumen resmi: ETS TOEFL ITP Test Taker Handbook.
  • Q: Berapa jeda retake yang paling bagus agar skor naik?
    A: Paling sering efektif 14–28 hari karena Anda sempat memperbaiki pola salah, menambah speed, dan melakukan simulasi timer. Jeda 7–14 hari hanya disarankan untuk perbaikan yang sangat spesifik dan jam latihan harian tinggi.
  • Q: Kalau saya butuh score report fisik cepat, apa yang harus diperhatikan?
    A: Perhatikan estimasi keluarnya score report dan alur pengiriman dari penyelenggara/mitra. Anda bisa membaca gambaran umum waktu hasil untuk beberapa format tes pada FAQ IIEF.
  • Q: Bagaimana cara memilih tanggal retake yang aman di BIC?
    A: Mulai dari diagnosis kelemahan, tentukan jeda latihan, lalu pilih slot yang tersedia di kalender. Gunakan jadwal TOEFL ITP BIC untuk melihat tanggal, sesi, dan kuota kursi.
  • Q: Saya baru pertama kali daftar—alur pendaftarannya bagaimana?
    A: Ikuti panduan resmi pendaftaran dan pembayaran agar aman (rekening yayasan, bukan rekening pribadi) di cara daftar program BIC.

Kesimpulan: retake boleh sering, tapi yang bikin naik skor adalah jeda latihan

Dalam sebulan, Anda bisa saja ikut TOEFL ITP berkali-kali selama slot tersedia. Namun untuk hasil yang terasa, rencanakan retake berbasis diagnosis: pilih 2 area paling boros poin, latihan 2–4 minggu, lalu retake di tanggal yang tepat.

Siap pilih jadwal? Cek jadwal TOEFL ITP BIC dan, bila perlu, kuatkan persiapan lewat Kursus Intensif TOEFL ITP (24 Jam) di Bahasa Inggris Center (BIC).

Topik Terkait: ,
Foto Citra Lestari, S.S. — Reading Coach (TOEFL ITP®)

Ditulis oleh

Reading Coach TOEFL ITP® di Bahasa Inggris Center (BIC). Fokus pada teknik skimming-scanning, main idea, inference, dan penguatan konteks kosakata agar siswa lebih cepat memahami teks akademik dengan akurat.

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

🎓 Ingin Menguasai Materi Ini Lebih Dalam?
Ikuti program kursus intensif kami yang dibimbing langsung oleh instruktur.

Program kursus berhasil dipilih!

Masuk ke daftar pendaftaran
Lihat Program Lain
Lanjut Mendaftar
Konsultasi Program

Ingin tanya detail program ini? Hubungi admin: