Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Raisa
online
Raisa
● online
Halo, saya Raisa
baru saja
Ada yang bisa kami bantu mengenai program kursus?
baru saja
Kontak Layanan
Area Siswa
Rp
Daftar Pendaftaran

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup

Listening Part C Lecture TOEFL Tangkap Inti Cepat

Oleh: Intan Permatasari, S.Pd. — Career Track Coach (TOEFL ITP®) 0 x

Listening Part C lecture adalah strategi memahami monolog akademik pada TOEFL ITP untuk peserta yang ingin menangkap main idea dan detail kunci. Fokusnya memetakan struktur lecture, mengenali signal words, dan memilih jawaban tanpa mengerti 100%. Hasilnya: waktu lebih efisien dan akurasi naik.

Inti Cepat Tangkap Lecture Part C (Checklist 60 Detik)
  • Kunci topik dari 1–2 kalimat pembuka (siapa/apa konteksnya?).
  • Ambil 2–3 poin utama (biasanya “today I’ll… / first… / next…”).
  • Lingkari transisi (however, therefore, for example, finally) sebagai “tanda belok”.
  • Catat hanya yang bisa jadi jawaban: angka, sebab-akibat, perbandingan, definisi.
  • Jawab dengan peta: pertanyaan “main idea” ke pembuka/penutup; “detail” ke contoh; “why/how” ke sebab-akibat.

Apa yang sebenarnya diuji di Listening Part C (Talks/Lectures)?

Di TOEFL ITP, Part C berisi talk/lecture (monolog) yang diikuti beberapa pertanyaan. Tantangannya bukan “mengerti semua kata”, tapi mengerti struktur: pembuka → poin → contoh → kesimpulan.

Hal penting yang sering dilupakan: audio diputar sekali. Karena itu, strategi paling aman adalah “menangkap kerangka”, bukan mengejar detail mikro. Anda bisa melihat contoh instruksi resmi Part C (Talks) dari ETS di halaman sample questions Listening TOEFL ITP.

Kenapa Part C terasa paling “menguras fokus”?

  • Informasi datang bertumpuk tanpa jeda percakapan dua arah (berbeda dengan Part A/B).
  • Topiknya akademik (sains, sejarah, kampus), jadi banyak istilah “resmi”.
  • Jawaban sering disamarkan: kata di audio tidak selalu sama dengan opsi (paraphrase).

Struktur topik lecture Part C: peta 4 bagian yang hampir selalu muncul

Anda akan jauh lebih cepat menangkap inti jika menganggap lecture sebagai “mini-essay lisan”. Mayoritas talk/lecture Part C bisa dipetakan ke 4 blok berikut.

1) Opening: topik + tujuan (30% menentukan benar/salah)

Bagian pembuka biasanya berisi tema dan arah pembahasan. Target Anda:

  • Topik besar: “today we’ll discuss… / this talk is about…”
  • Tujuan: menjelaskan proses, membandingkan dua hal, memberi definisi, atau memberi contoh kasus.

Trik cepat: jika Anda hanya sempat menangkap 1 kalimat dengan jelas, prioritaskan kalimat pembuka. Banyak soal “main idea” bisa dijawab dari sini.

2) Main Points: 2–3 poin utama (biasanya ditandai urutan)

Setelah opening, pembicara masuk ke poin inti yang sering ditata secara urut:

  • Sequence: first, second, finally
  • Classification: there are two types… / we can categorize…
  • Cause–effect: because / therefore / as a result

Untuk Part C, 2–3 poin sudah cukup untuk “memegang lecture”. Detail lain biasanya hanya pendukung.

3) Examples/Details: contoh, angka, eksperimen, ilustrasi

Ini bagian terpanjang. Kesalahan umum adalah menulis terlalu banyak. Catat hanya detail yang berpotensi jadi jawaban:

  • angka/tahun (dates, quantities),
  • nama tempat/objek yang unik,
  • perbandingan (lebih besar/kecil, lebih cepat/lambat),
  • sebab-akibat (apa yang menyebabkan apa).

4) Closing: ringkasan + implikasi

Penutup sering berisi rangkuman dan “kesimpulan logis”. Soal inference atau purpose kadang “nempel” di sini. Tangkap frasa seperti: in summary, to conclude, the key point is.

Signal words lecture Part C: transisi = penunjuk lokasi jawaban

Signal words adalah rambu yang memberi tahu: pembicara sedang memulai poin, memberi contoh, berbelok arah, atau menyimpulkan. Jika Anda “mengunci” rambu ini, Anda otomatis punya peta untuk menjawab soal.

Fungsi di Lecture Contoh Signal Words Apa yang sebaiknya Anda catat
Topik & tujuan today we’ll…, the purpose is…, this talk focuses on… 1 frasa topik + 1 kata tujuan (compare/define/explain)
Urutan poin first, second, next, finally, the last point poin inti versi singkat (kata kunci saja)
Contoh for example, for instance, such as 1 contoh + detail unik (angka/nama) jika ada
Kontras however, in contrast, on the other hand “A vs B” (dua kata pembeda) — sering keluar jadi soal
Sebab-akibat because, therefore, as a result, leads to panah: sebab → akibat (cukup 2–4 kata)
Kesimpulan in summary, to conclude, overall 1 kalimat ringkas “inti akhir”

Jika Anda ingin menambah “kepekaan transisi” secara akademik, metode Cornell Notes bisa jadi referensi pola ringkas dan terstruktur. Lihat ringkasannya di Cornell Note-Taking System.

Note-taking Part C: cepat, aman, dan tetap jalan walau aturan berbeda

Di TOEFL ITP, kebijakan “alat catat” bisa berbeda tergantung mode. ETS menjelaskan bahwa note taking diperbolehkan saat Listening, namun untuk at-home testing biasanya tidak boleh memakai kertas biasa dan diwajibkan media yang bisa dihapus (misalnya whiteboard kecil atau lembar dalam sheet protector). Untuk classroom testing, peserta umumnya bisa mencatat pada area kosong test book (bukan di answer sheet). Rujuk detailnya di TOEFL ITP Test Taker Handbook.

Catatan penting: karena aturan bisa berbeda antar penyelenggara/proktor, latih 2 mode sekaligus:
  • Mode A (dengan catatan): tulis super-singkat untuk bantu memori.
  • Mode B (tanpa catatan): pakai “peta mental” berbasis struktur + transisi.

Format catatan paling hemat: T–P–D (Topic–Points–Details)

Gunakan 3 baris besar. Ini cocok untuk lecture Part C yang waktunya cepat.

  • T (Topic): 2–4 kata topik + tujuan (misal: “Urban farming — benefits”).
  • P (Points): poin 1–3 (misal: “cost↓, access↑, community”).
  • D (Details): hanya detail yang “unik” (angka, istilah, sebab-akibat).

Bank singkatan (biar tangan tidak mengalahkan telinga)

  • b/c = because, = leads to, vs = contrast, ex = example
  • increase, decrease, about, # number
  • gov government, env environment, edu education

Targetnya: maksimal 10–15 kata per lecture, bukan satu paragraf catatan.

Menghubungkan pertanyaan ke bagian lecture: cara “menebak lokasi” jawaban

Setiap tipe soal punya “lokasi favorit” di lecture. Jika Anda tahu lokasinya, Anda tidak panik walau ada kata yang hilang.

1) Main Idea / Topic (biasanya di opening atau closing)

  • Clue: “What is the lecture mainly about?”
  • Lokasi: 1–2 kalimat awal + 1 kalimat penutup.
  • Teknik: pilih opsi yang paling “payung besar”, bukan contoh kecil.

2) Detail (biasanya setelah “for example / such as”)

  • Clue: “According to the talk…”
  • Lokasi: bagian contoh/ilustrasi.
  • Teknik: cari opsi yang cocok dengan detail unik (angka/nama) di catatan Anda.

3) Purpose / Function (mengapa pembicara menyebut sesuatu?)

  • Clue: “Why does the speaker mention…?”
  • Lokasi: tepat sebelum/ sesudah contoh.
  • Teknik: jawabannya hampir selalu “untuk memberi contoh / menjelaskan / menekankan perbedaan”, bukan “karena topiknya menarik”.

4) Inference (kesimpulan logis, bukan kalimat yang persis terdengar)

  • Clue: “What can be inferred…?”
  • Lokasi: penutup atau konsekuensi sebab-akibat.
  • Teknik: pilih opsi yang paling aman dari bukti, bukan yang paling “dramatis”.

Latihan 10 menit: simulasi lecture singkat + contoh catatan

Di bawah ini contoh mini-lecture (buatan untuk latihan). Fokuskan diri pada struktur dan transisi, bukan setiap kata.

Mini-Lecture (Practice)
“Today I’ll talk about why some cities invest in public bicycles. First, public bikes reduce traffic because short trips shift away from cars. For example, a city survey found that commuters under three kilometers switched to bikes when stations were placed near bus stops. However, bikes only work well if maintenance is consistent; otherwise, broken stations discourage users. Finally, the most successful programs combine bicycles with buses and trains, creating a single transportation network.”

Contoh catatan T–P–D:

  • T: public bicycles — why cities invest
  • P: 1) traffic↓ (short trips) 2) maint matters (broken→users↓) 3) integrate w/ bus/train
  • D: ex: <3 km commuters switch; stations near bus stops

Contoh 3 pertanyaan yang sering muncul (model Part C):

  1. Main idea: The lecture is mainly about…
  2. Detail: What did the city survey show?
  3. Inference/Purpose: Why does the speaker mention maintenance?

Cara menjawab (ringkas):

  • Main idea → pilih opsi “alasan kota investasi public bikes”, bukan “survei tiga kilometer”.
  • Survey detail → cocokkan dengan “under three kilometers” dan “near bus stops”.
  • Maintenance purpose → untuk menekankan syarat keberhasilan (kalau rusak → pengguna turun).

Kesalahan yang bikin salah walau merasa “paham” lecture

  • Over-noting: menulis terlalu banyak sampai kehilangan poin berikutnya.
  • Terjebak contoh: contoh dianggap topik utama (padahal hanya ilustrasi).
  • Lupa transisi kontras: melewatkan “however” yang sebenarnya mengubah arah argumen.
  • Mengejar kata sulit: fokus ke istilah asing, padahal jawaban ada di struktur dan relasi ide.
  • Paraphrase blindness: hanya mencari kata yang sama persis dengan audio (padahal opsi sering sinonim).

Rencana latihan 7 hari untuk mempercepat tangkap inti Part C

Anda tidak butuh maraton 3 jam. Part C lebih cepat naik jika latihannya konsisten dan terukur.

  1. Hari 1: Latihan “tangkap opening” (pause setelah 15 detik, tulis 1 frasa topik).
  2. Hari 2: Fokus signal words (tandai every “however/therefore/for example”).
  3. Hari 3: Latihan 2–3 poin utama (buat bullet points, bukan kalimat).
  4. Hari 4: Purpose questions (latih “why does the speaker mention…?”).
  5. Hari 5: Inference ringan (buat 1 kesimpulan logis dari penutup).
  6. Hari 6: Simulasi 3 lecture berturut-turut tanpa berhenti (bangun stamina fokus).
  7. Hari 7: Review error log (catat pola salah Anda: detail vs inference vs main idea).

Belajar lebih terarah di Kampung Inggris Pare bersama Bahasa Inggris Center (BIC)

Kalau Anda sering “kehilangan inti” karena belum punya sistem, Anda bisa pakai jalur latihan terstruktur. Di Bahasa Inggris Center (BIC), materi Listening biasanya dibedah dengan fokus: struktur lecture, transisi, dan pola pertanyaan—jadi latihan Anda tidak acak.

Local context: banyak peserta memilih belajar dari ekosistem Kampung Inggris Pare, Kediri, karena ritme latihan dan budaya belajarnya mendukung konsistensi (yang paling dibutuhkan Part C).

Trust signal legalitas lembaga

  • LKP English Versity (NPSN: K9998665) — nama terdaftar Diknas: LKP ENGLISH VERSITY.
  • SK Operasional: 421.9/2504/418.20/2022 (12-04-2022).
  • Alamat: Jl. Cempaka No. 17, Tulungrejo, Kec. Pare, Kab. Kediri.
  • Induk badan hukum: English Versity Education Foundation.

FAQ – Listening Part C Lecture TOEFL

  • Q: Part C itu harus paham 100% supaya bisa dapat skor tinggi?
    A: Tidak. Yang paling menentukan adalah menangkap main idea, 2–3 poin, dan arah transisi. Detail hanya dicatat jika “unik” (angka/nama/sebab-akibat).
  • Q: Bagaimana kalau saya tidak boleh menulis catatan saat tes?
    A: Latih “Mode B” (tanpa catatan): fokus opening, transisi, dan closing. Untuk memahami aturan note taking yang berbeda antar mode, rujuk ETS TOEFL ITP Test Taker Handbook.
  • Q: Signal words apa yang paling sering ‘mengantar’ jawaban?
    A: “however/in contrast” (kontras), “therefore/as a result” (sebab-akibat), dan “for example” (detail). Begitu Anda mendengar rambu ini, siapkan “kotak jawaban” di kepala.
  • Q: Kenapa saya sering benar di main idea tapi salah di detail?
    A: Biasanya karena detail di opsi paraphrase. Solusinya: catat detail sebagai “konsep” (misal: under 3 km) bukan kalimat panjang. Lalu cocokkan makna, bukan kata.
  • Q: Apakah latihan terbaik Part C harus pakai materi resmi?
    A: Materi resmi membantu karena gaya bahasa dan instruksinya akurat. Anda bisa mulai dari ETS sample questions Listening, lalu lanjutkan dengan simulasi berulang untuk stamina.
  • Q: Saya ingin latihan terstruktur dengan tutor, mulai dari mana?
    A: Anda bisa mulai dari program intensif di Kursus Intensif TOEFL ITP Online (24 Jam) agar latihan Part C lebih disiplin, ada evaluasi, dan punya error log yang jelas.

Siap menaklukkan Lecture Part C tanpa panik?

Kunci Part C adalah kerangka: opening–poin–contoh–closing, ditambah signal words untuk “peta jawaban”. Jika Anda ingin latihan terjadwal dengan evaluasi yang rapi, ikut program persiapan di Bahasa Inggris Center (BIC) agar progresnya terukur dan tidak trial-error terus.

Daftar Kursus Intensif TOEFL ITP Online (24 Jam)

Foto Intan Permatasari, S.Pd. — Career Track Coach (TOEFL ITP®)

Ditulis oleh

Career Track Coach di Bahasa Inggris Center (BIC). Mengarahkan persiapan TOEFL ITP® untuk kebutuhan kerja dan seleksi internal perusahaan, dengan fokus pada rencana belajar praktis, latihan intensif, dan simulasi berkala sesuai target skor.

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

🎓 Ingin Menguasai Materi Ini Lebih Dalam?
Ikuti program kursus intensif kami yang dibimbing langsung oleh instruktur.

Program kursus berhasil dipilih!

Masuk ke daftar pendaftaran
Lihat Program Lain
Lanjut Mendaftar
Konsultasi Program

Ingin tanya detail program ini? Hubungi admin: