Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Raisa
online
Raisa
● online
Halo, saya Raisa
baru saja
Ada yang bisa kami bantu mengenai program kursus?
baru saja
Kontak Layanan
Area Siswa
Rp
Daftar Pendaftaran

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup

Pemula Pilih Longman atau Barron untuk Belajar TOEFL?

Oleh: Intan Permatasari, S.Pd. — Career Track Coach (TOEFL ITP®) , , 3 x

Perbandingan buku TOEFL Longman vs Barron adalah panduan untuk pemula yang ingin memilih buku belajar paling pas. Tujuannya membantu pembelajar otodidak menentukan buku inti, buku pendamping, dan cara pakai. Hasilnya, Anda tidak salah beli lalu berhenti di tengah jalan.

Ringkasan cepat
  • Pilih Longman jika Anda butuh alur belajar yang lebih bertahap dan penjelasan konsep.
  • Pilih Barron jika Anda sudah paham dasar lalu ingin drilling, latihan padat, dan penguatan kosakata.
  • Untuk pemula otodidak, kombinasi paling aman adalah Longman sebagai buku inti dan Barron sebagai pelengkap.
  • Jika target Anda TOEFL ITP, cek dulu format tes agar tidak salah membeli versi buku yang terlalu fokus ke iBT.

Longman vs Barron untuk pemula: mana yang lebih cocok?

Jawaban paling jujur adalah ini: Longman biasanya lebih cocok sebagai buku inti untuk pemula, sedangkan Barron lebih kuat sebagai buku pelengkap atau buku latihan. Alasannya sederhana. Pemula otodidak umumnya lebih butuh alur belajar yang rapi daripada tumpukan soal.

Namun, jawaban itu tidak mutlak. Jika Anda termasuk pemula yang disiplin, suka drilling, dan sudah lumayan akrab dengan grammar dasar, Barron tetap sangat berguna. Karena itu, pilihan terbaik bukan sekadar melihat merek, tetapi melihat gaya belajar, target tes, dan kondisi dasar bahasa Inggris Anda.

Jika Anda benar-benar mulai dari nol

Bila Anda masih sering bingung membedakan subject, verb, clause, atau main idea, Longman lebih aman dijadikan jangkar utama. Buku seperti ini biasanya membantu Anda membangun pondasi lebih dulu, lalu masuk ke pola soal, strategi, dan latihan.

Sebaliknya, jika Anda langsung membeli buku yang terlalu berat latihan, Anda bisa cepat lelah. Akibatnya, Anda merasa sudah belajar TOEFL, padahal yang terjadi hanya bolak-balik melihat kunci jawaban tanpa paham akar masalahnya.

Jika Anda sudah pernah belajar TOEFL sebelumnya

Kalau Anda pernah ikut kursus, pernah mengerjakan simulasi, atau setidaknya sudah kenal format dasar tes, Barron bisa terasa lebih efektif. Buku tipe ini sering lebih enak dipakai untuk membiasakan diri dengan ritme soal, memperbanyak jam terbang, dan menutup kelemahan tertentu.

Kenapa banyak pemula lebih nyaman belajar dengan Longman?

Longman sering terasa lebih “mengajar” daripada “mengetes”. Itu penting untuk pembelajar otodidak yang belum punya tutor tetap. Anda tidak hanya mengerjakan soal, tetapi juga diajak melihat pola bahasa yang berulang.

Selain itu, Longman cocok untuk orang yang ingin belajar terstruktur. Anda bisa membagi proses menjadi memahami konsep, membaca contoh, mengerjakan latihan kecil, lalu naik ke mini test. Pola seperti ini biasanya lebih ramah untuk pemula yang mudah kehilangan arah.

Kelebihan Longman untuk pembelajar otodidak

  • Alurnya lebih bertahap, jadi Anda tidak langsung tenggelam dalam soal sulit.
  • Penjelasan konsep lebih terasa, terutama untuk grammar, reading pattern, dan kebiasaan soal.
  • Cocok dijadikan buku inti karena membantu Anda membangun rutinitas belajar yang stabil.
  • Lebih enak untuk belajar mandiri ketika Anda belum punya sistem belajar sendiri.

Kekurangan Longman yang perlu Anda tahu

Meski lebih cocok untuk pemula, Longman bukan berarti selalu ringan. Beberapa seri Longman terkenal padat. Bahkan, versi Preparation sering terasa lebih cocok untuk level menengah ke atas, jadi pemula absolut tetap perlu sabar dan mungkin harus bergerak lebih pelan.

Karena itu, jangan membeli Longman hanya karena banyak orang merekomendasikannya. Cocokkan juga dengan versi bukunya. Kalau Anda menemukan seri yang terlalu padat, gunakan sebagai buku jangka menengah, bukan sebagai bacaan kilat satu minggu sebelum tes.

Untuk gambaran resmi, Anda bisa melihat halaman resmi Longman TOEFL Prep dari Pearson. Dari sana terlihat bahwa Longman kuat di kombinasi strategi, mini-test, dan practice test.

Kapan Barron justru lebih menguntungkan untuk pemula?

Barron unggul ketika Anda sudah punya sedikit pondasi lalu ingin mempercepat kemajuan. Banyak pembelajar menyukai Barron karena nuansanya lebih “tes banget”. Jadi, Anda cepat terbiasa dengan kepadatan soal, tekanan waktu, dan pola jebakan.

Selain itu, Barron sering terasa praktis untuk orang yang ingin belajar sambil kerja atau kuliah. Anda bisa fokus ke bagian tertentu, misalnya vocabulary, listening, atau exercise set, tanpa harus membaca penjelasan panjang lebih dulu.

Kelebihan Barron untuk belajar mandiri

  • Kuat untuk drilling, jadi bagus saat Anda butuh jam terbang soal.
  • Cocok untuk penguatan kosakata, terutama jika masalah utama Anda ada di vocabulary akademik.
  • Enak sebagai buku pendamping setelah Anda memahami dasar dari sumber lain.
  • Membantu adaptasi ritme tes karena nuansanya lebih langsung ke latihan.

Kekurangan Barron untuk pemula total

Untuk pemula yang fondasinya masih lemah, Barron bisa terasa terlalu cepat. Anda mungkin banyak mengerjakan soal, tetapi tetap tidak tahu mengapa jawaban Anda salah. Itu sebabnya Barron sering lebih efektif bila dipakai setelah Anda memiliki peta masalah sendiri.

Jika fokus Anda ada pada kosakata, Barron’s TOEFL Essential Words layak dipertimbangkan. Sementara itu, seri latihan seperti TOEFL Practice Exercises cocok untuk Anda yang ingin memperbanyak exposure terhadap soal.

Aspek Longman Barron Lebih cocok untuk
Gaya belajar Bertahap, sistematis, lebih mengajar Padat latihan, lebih cepat masuk ke drilling Longman untuk pemula; Barron untuk pemula yang sudah punya dasar
Kebutuhan utama Membangun pondasi dan memahami pola Menambah jam terbang dan kecepatan Longman sebagai buku inti; Barron sebagai pelengkap
Kelemahan utama Bisa terasa tebal dan lambat Bisa terasa terlalu cepat untuk nol dasar Perlu disesuaikan dengan level nyata Anda
Target belajar Belajar rutin 30–60 menit per hari Fase latihan intensif dan evaluasi Kombinasi keduanya paling aman

Jangan salah pilih versi buku TOEFL

Ini bagian yang sering diabaikan. Banyak orang mencari “buku TOEFL terbaik”, tetapi lupa bahwa target tesnya bisa berbeda. Padahal, TOEFL ITP dan TOEFL iBT tidak menuntut format persiapan yang sama.

Jika target Anda TOEFL ITP, cek dulu panduan cara kerja TOEFL ITP dan pahami perbedaan formatnya dengan TOEFL ITP, prediction, dan iBT. Langkah ini penting supaya Anda tidak membeli buku iBT padahal kebutuhan Anda hanya Listening, Structure, dan Reading.

Jika target Anda TOEFL ITP

Untuk target ITP, Anda perlu fokus pada tiga area: listening, structure, dan reading. Karena itu, latihan yang paling relevan adalah yang mengikuti pola multiple choice dan ritme section seperti tes resminya. Anda bisa mencocokkan latihan Anda dengan TOEFL ITP Practice Tests dari ETS.

Jika target Anda TOEFL iBT

Untuk iBT, Anda perlu menyiapkan kemampuan yang lebih terintegrasi, termasuk speaking dan writing. Dalam kondisi ini, Longman dan Barron sama-sama bisa berguna, tetapi Anda harus memastikan seri yang dibeli memang ditujukan untuk iBT, bukan hanya TOEFL umum.

Rekomendasi paling aman untuk pembelajar otodidak

Kalau Anda meminta jawaban praktis tanpa muter-muter, berikut rekomendasinya. Untuk satu buku utama, pilih Longman lebih dulu. Setelah Anda mulai paham pola dan kelemahan diri, tambahkan Barron sebagai alat drilling.

  1. Budget satu buku: pilih Longman jika Anda masih pemula dan butuh struktur belajar.
  2. Budget dua buku: gunakan Longman sebagai inti, lalu tambahkan Barron untuk latihan dan kosakata.
  3. Deadline mepet: pilih Barron hanya jika dasar grammar dan reading Anda sudah cukup stabil.
  4. Target TOEFL ITP kampus atau kerja: prioritaskan materi yang paling dekat dengan format ITP, bukan sekadar merek terkenal.

Baik Anda belajar dari rumah maupun sedang berada di Kampung Inggris Pare, logikanya tetap sama. Buku yang bagus bukan buku yang paling viral. Buku yang bagus adalah buku yang membuat Anda mau lanjut belajar sampai selesai.

Cara memakai buku TOEFL agar tidak berhenti di tengah jalan

Masalah terbesar pemula biasanya bukan salah beli buku, tetapi salah memakai buku. Karena itu, jangan pakai buku TOEFL seperti novel yang dibaca lurus dari halaman satu sampai selesai. Pakai sebagai alat kerja yang punya target mingguan.

  • Minggu 1–2: petakan kelemahan utama Anda, apakah di grammar, reading, atau listening.
  • Minggu 3–4: fokus satu section per hari agar otak tidak kewalahan.
  • Minggu 5–6: mulai mini test dan catat tipe salah yang paling sering muncul.
  • Minggu 7–8: lakukan full practice, evaluasi waktu, lalu ulang topik yang paling bocor.

Jika belajar mandiri terasa buntu, Anda bisa mempercepat progres lewat kelas intensif TOEFL ITP atau langsung mengecek tes TOEFL ITP resmi bila kebutuhan dokumen Anda sudah jelas.

FAQ – Perbandingan Buku TOEFL Longman vs Barron

  • Q: Jadi, pemula sebaiknya pilih Longman atau Barron?
    A: Untuk kebanyakan pemula, Longman lebih cocok sebagai buku utama. Barron lebih efektif sebagai pelengkap setelah dasar mulai terbentuk.
  • Q: Apakah Barron jelek untuk pemula?
    A: Tidak. Barron tetap bagus, tetapi sering terasa lebih cepat dan lebih cocok untuk drilling daripada membangun pondasi dari nol.
  • Q: Kalau saya hanya punya budget satu buku, mana yang lebih aman?
    A: Longman biasanya lebih aman untuk pembelajar otodidak karena alurnya lebih sistematis.
  • Q: Apakah Longman selalu mudah untuk pemula?
    A: Tidak selalu. Beberapa seri Longman cukup padat, jadi Anda tetap perlu memilih versi yang sesuai level dan target tes.
  • Q: Kalau target saya TOEFL ITP, apa yang harus dicek dulu?
    A: Cek format tes, pastikan fokus pada Listening, Structure, dan Reading, lalu pilih buku yang paling dekat dengan kebutuhan itu.
  • Q: Apakah saya perlu dua buku sekaligus?
    A: Tidak wajib. Namun, kombinasi Longman untuk konsep dan Barron untuk drilling sering memberi hasil belajar yang lebih seimbang.

Sudah tahu buku yang paling cocok? Lanjutkan dengan strategi yang tepat

Longman lebih cocok sebagai pondasi untuk pemula, sedangkan Barron lebih kuat sebagai alat drilling dan penguatan kosakata. Jika Anda ingin belajar lebih terarah, mulai dari buku yang sesuai level dulu, lalu padukan dengan latihan yang mendekati format tes tujuan Anda.

Bila Anda ingin melengkapi belajar mandiri dengan arahan yang lebih rapi, Bahasa Inggris Center (BIC) menyediakan program persiapan TOEFL yang relevan untuk target TOEFL ITP, baik untuk peserta online maupun yang sedang menyiapkan kebutuhan akademik dan kerja.

Foto Intan Permatasari, S.Pd. — Career Track Coach (TOEFL ITP®)

Ditulis oleh

Career Track Coach di Bahasa Inggris Center (BIC). Mengarahkan persiapan TOEFL ITP® untuk kebutuhan kerja dan seleksi internal perusahaan, dengan fokus pada rencana belajar praktis, latihan intensif, dan simulasi berkala sesuai target skor.

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

🎓 Ingin Menguasai Materi Ini Lebih Dalam?
Ikuti program kursus intensif kami yang dibimbing langsung oleh instruktur.

Program kursus berhasil dipilih!

Masuk ke daftar pendaftaran
Lihat Program Lain
Lanjut Mendaftar