Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Raisa
online
Raisa
● online
Halo, saya Raisa
baru saja
Ada yang bisa kami bantu mengenai program kursus?
baru saja
Kontak Layanan
Area Siswa
Rp
Daftar Pendaftaran

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup

Punctuation Structure TOEFL Trik Koma & Titik Koma

Oleh: Gita Pertiwi, M.Sc. — TOEFL ITP® for STEM Mentor , 6 x

Punctuation Structure TOEFL adalah teknik membaca tanda baca pada soal Structure TOEFL ITP untuk peserta yang ingin cepat memetakan batas klausa. Tujuannya mempercepat eliminasi jawaban dan menghindari jebakan nonessential clause, appositive, serta run-on. Dengan hack ini, akurasi bisa naik tanpa menambah hafalan rumus.

Inti “Punctuation Hack” (pakai saat ngerjain):

  1. Lingkari tanda baca: koma (,), titik koma (;), titik (.)—anggap ini “peta jalan” struktur kalimat.
  2. Hapus sementara bagian di antara dua koma (sering nonessential/appositive) untuk menemukan Subject–Verb utama.
  3. Cek setelah ;: hampir selalu independent clause → butuh klausa utuh, bukan “because/although + clause” saja.
  4. Kalau ada koma sebelum and/but/so/yet, biasanya itu dua klausa → cari subject+verb di kedua sisi.
  5. Kalau ada “who/which/that” diapit koma, itu biasanya nonessential clause → jangan biarkan mengacaukan verb utama.

Kenapa tanda baca bisa menentukan jawaban di TOEFL Structure?

Section 2 TOEFL ITP menguji kemampuan mengenali struktur dan grammar dalam standard written English, bukan sekadar “hafal rumus”. ETS menjelaskan fungsi section ini dalam TOEFL ITP test taker handbook (ETS) dan menyediakan contoh soal resmi di sample questions Section 2 (ETS).

Masalahnya: di bawah tekanan waktu (25 menit untuk 40 soal), banyak peserta “tenggelam” di anak kalimat, frasa keterangan, atau sisipan informasi. Tanda baca membantu Anda memisahkan mana yang inti dan mana yang sekadar tambahan—sehingga Anda tidak salah memilih connector, verb, atau struktur klausa.

Punctuation map: arti cepat koma, titik koma, dan dash saat mengerjakan

Tanda baca Biasanya menandakan Apa yang harus Anda cek di TOEFL Structure Jebakan yang sering terjadi
, (koma) Pemisah klausa/frasa; nonessential element; daftar Apakah setelah koma ada klausa baru (punya subject+verb) atau hanya frasa? Comma splice / salah pilih connector
; (titik koma) Dua independent clauses tanpa coordinating conjunction Bagian setelah ; harus bisa berdiri sebagai kalimat (subject+verb) Memasukkan “because/although” setelah ; (biasanya salah)
: (titik dua) Penjelasan, contoh, hasil Bagian sebelum : umumnya klausa lengkap; setelahnya bisa frasa/daftar Kalimat sebelum : ternyata belum lengkap
(dash) Sisipan (mirip koma ganda) yang sering nonessential Hapus sisipan untuk menemukan subject–verb utama Verb utama “hilang” karena fokus ke sisipan
( ) Keterangan tambahan (sering nonessential) Fokus pada struktur luar tanda kurung Keliru menganggap info di dalam kurung adalah inti

Hack #1: “Delete Between Commas” untuk menemukan Subject–Verb utama

Trik paling cepat di Structure: jika ada dua koma yang mengapit sebuah frasa/klausa, anggap itu nonessential sampai terbukti sebaliknya. Secara aturan, nonessential elements biasanya memang dipisahkan dengan koma. Rujukan ringkas dan contoh appositive bisa Anda lihat di Appositives (Purdue OWL).

Contoh pola yang sering keluar

  • Appositive: The CEO, a former engineer, supports the plan. → “a former engineer” bisa dihapus, kalimat tetap lengkap.
  • Nonessential clause: The report, which was published last week, explains the trend. → clause diapit koma biasanya tambahan.

Bagaimana hack ini “menentukan jawaban”?

Karena banyak soal TOEFL Structure menuntut Anda memilih verb yang cocok dengan subject utama. Sisipan di antara koma sering membuat peserta salah mengira subject-nya adalah kata yang dekat dengan verb.

Latihan 1 (Structure – sentence completion):
The new policy, along with several revisions, ______ approved by the committee.
A) are   B) were   C) was   D) have

  • Hack: Hapus “along with several revisions” → The new policy ______ approved…
  • Jawaban: C) was (subject tunggal: policy).

Hack #2: Titik koma (;) = “butuh klausa utuh” (bukan sekadar connector)

Di TOEFL Structure, titik koma sering jadi indikator keras bahwa Anda sedang melihat dua independent clauses. Itu berarti, bagian setelah ; harus punya subject+verb yang lengkap—atau minimal bentuk klausa yang bisa berdiri sendiri.

Pola praktis yang sering menjebak

Latihan 2 (Structure – pilih penghubung yang benar):
The experiment was expensive; ______ the results were inconclusive.
A) because   B) although   C) however   D) if

  • Hack: Setelah ; harus independent clause. “because/although/if” membuat bagian setelahnya menjadi dependent clause.
  • Jawaban: C) however (conjunctive adverb cocok setelah ;).

Kalau Anda ingin memperdalam perbedaan “comma vs semicolon” dalam compound sentence, lihat ringkasan aturan di Commas vs. Semicolons (Purdue OWL).

Hack #3: Koma sebelum “and/but/so/yet” = sinyal dua klausa (cek dua subject–verb)

Jika Anda melihat pola , + and/but/so/yet, besar kemungkinan itu menghubungkan dua independent clauses. Ini penting untuk soal yang meminta Anda memilih verb/connector yang membuat kedua sisi “lengkap”.

Latihan 3:
The library opens early, and many students ______ there before class.
A) study   B) studies   C) studying   D) studied

  • Clause 1: The library opens early (lengkap).
  • Clause 2: many students ______ there (butuh verb plural).
  • Jawaban: A) study.

Hack #4: Koma yang “wajib” vs “haram” untuk membedakan clause types

Di TOEFL Written Expression, Anda sering tidak diminta “memperbaiki tanda baca”, tetapi tanda baca membuat Anda cepat menilai apakah struktur klausa benar. Dua kasus yang paling berguna:

1) Nonessential vs essential (restrictive) clause

  • Nonessential: diapit koma → The car, which I bought yesterday, is blue.
  • Essential (restrictive): biasanya tanpa koma → The car that I bought yesterday is blue.

Efeknya: kalau Anda menghapus nonessential clause, kalimat tetap masuk akal dan lengkap. Ini membantu Anda cepat menemukan subject–verb utama, dan menghindari salah pilih verb karena “tertarik” ke noun terdekat.

2) Comma splice / run-on (dua klausa dipaksa pakai koma)

Di ujian, kalimat semacam ini sering muncul (kadang tidak jelas karena fokus peserta ke vocabulary):
The data were incomplete, the team repeated the survey.
Dua independent clauses tidak boleh hanya dipisahkan koma. Biasanya butuh semicolon, period, atau comma + conjunction.

Mini latihan “Punctuation Hack” (model TOEFL Structure) + kunci

Gunakan latihan ini untuk mengasah refleks membaca tanda baca. Semua kalimat dibuat khusus untuk latihan (bukan menyalin soal ETS).

A. Structure (Sentence Completion) — 6 soal

  1. The conference, including its final workshop, ______ postponed until next month.
    A) are   B) was   C) were   D) have
  2. The manager approved the proposal; ______, the budget was reduced.
    A) however   B) because   C) although   D) if
  3. My sister, a skilled designer, ______ a new portfolio every year.
    A) create   B) creates   C) creating   D) created
  4. The article was short, but it ______ several complex ideas.
    A) explains   B) explain   C) explaining   D) explained
  5. The students who attended the seminar ______ given extra credit.
    A) was   B) were   C) is   D) being
  6. The prototype failed twice; the engineers ______ the design immediately.
    A) revise   B) revises   C) revised   D) revising

B. Written Expression (Error Recognition style) — 6 soal

Tandai bagian yang salah (logika TOEFL: satu error utama).

  1. The new policy, along with several updates, were announced yesterday.
  2. The researcher who published the paper, have won an award.
  3. The machines were repaired; because production continued normally.
  4. Maria, a talented musician, play the violin professionally.
  5. The city which hosts the festival attracts thousands of visitors every year.
  6. The results were surprising, the team requested a second review.

Kunci jawaban + alasan cepat (berdasarkan tanda baca)

  • A1: B) was — hapus sisipan “including…” → subject tunggal “conference”.
  • A2: A) however — setelah ; butuh independent clause.
  • A3: B) creates — appositive diapit koma; subject “My sister” singular.
  • A4: D) explained (atau A “explains” jika konteks present) — “but” menghubungkan klausa; past tense konsisten dengan “was”.
  • A5: B) were — “students” plural; clause “who attended…” restrictive tanpa koma.
  • A6: C) revised — ; menghubungkan klausa, tense harus cocok (narasi past: failed).
  • B1: were salah → harus “was” (subject “policy”, sisipan diapit koma).
  • B2: have salah → harus “has” (subject “researcher”; clause diapit koma menipu).
  • B3: because salah setelah ; → semestinya “therefore/however” atau ubah struktur jadi dependent clause tanpa ;.
  • B4: play salah → “plays” (subject “Maria”).
  • B5: Kalimat sebenarnya benar secara umum; jika ingin gaya TOEFL yang tegas: restrictive clause sering memakai “that” tanpa koma, namun “which” tanpa koma bisa muncul di usage tertentu. Fokus TOEFL biasanya bukan pilihan “which/that” saja, tapi kesesuaian struktur lain. (Gunakan ini sebagai latihan kehati-hatian.)
  • B6: Ini comma splice → bagian the memulai klausa baru; perbaiki dengan “;” atau “, and” atau “.”

Strategi 30 detik per soal: “Punctuation Scan → Clause Check → Answer”

  1. Scan tanda baca (0–5 detik): cari koma ganda, ;, atau koma sebelum conjunction.
  2. Clause check (5–20 detik): pastikan setiap klausa utama punya subject–verb.
  3. Eliminasi cepat (20–30 detik): buang opsi yang membentuk dependent clause setelah ;, atau verb yang tidak cocok dengan subject utama.

Bagaimana melatih punctuation hack supaya otomatis?

Kalau Anda belajar di Kampung Inggris Pare, targetnya bukan “tahu teori”, tetapi membangun refleks. Cara paling cepat: latihan set pendek + review pola salah (bukan latihan panjang tanpa evaluasi).

  • Latihan 10 menit/hari: ambil 15 soal Structure, tandai semua koma dan ; sebelum memilih jawaban.
  • Buat daftar jebakan pribadi: “tertipu nonessential clause”, “salah pilih connector setelah ;”, “comma splice tidak kebaca”.
  • Simulasi tekanan waktu: 40 soal / 25 menit (minimal 2x seminggu).

Untuk pemetaan cepat sebelum masuk latihan intensif, gunakan Tes Prediction Online Gratis (VEPT) agar Anda tahu pola salah dominan di Structure.

Kapan punctuation hack paling berguna (dan kapan tidak)?

  • Paling berguna: soal subject–verb, connector antarklausa, appositive/nonessential clause, run-on/comma splice.
  • Kurang berguna: soal murni word form (adj/adv), idiom preposition, atau parallelism yang tidak ditandai koma.

Namun, bahkan pada soal word form, membaca batas klausa tetap membantu Anda menentukan “posisi” yang butuh adjective/ adverb.

FAQ – Punctuation TOEFL Structure

  • Q: Apa benar TOEFL ITP menguji tanda baca secara langsung?
    A: Biasanya bukan “tes tanda baca”, tetapi tanda baca memengaruhi struktur klausa sehingga membantu Anda menemukan subject–verb dan connector yang benar.
  • Q: Koma di antara dua koma itu selalu nonessential?
    A: Seringnya iya (appositive/nonessential clause), jadi aman untuk “dihapus sementara” saat mencari inti kalimat. Setelah jawaban dipilih, cek lagi makna keseluruhan agar tetap logis.
  • Q: Setelah titik koma (;) boleh pakai because/although?
    A: Umumnya tidak, karena “because/although” membuat dependent clause. Setelah ; Anda butuh independent clause atau pola “; however, …”.
  • Q: Bagaimana membedakan restrictive vs nonrestrictive clause dengan cepat?
    A: Lihat koma: diapit koma biasanya nonrestrictive (tambahan). Tanpa koma biasanya restrictive (informasi penentu).
  • Q: Latihan terbaik untuk punctuation hack apa?
    A: Set pendek Structure + review kesalahan berbasis tanda baca. Anda bisa mulai dari contoh soal resmi ETS untuk Section 2, lalu lanjutkan dengan drill harian.
  • Q: Kalau saya ingin bimbingan Structure yang lebih sistematis, mulai dari mana?
    A: Mulai dari pemetaan (prediction) lalu masuk program yang membedah pola grammar dan error analysis. Di BIC ada Kursus Intensif TOEFL ITP Online (24 Jam) yang fokus pada strategi dan rumus yang sering muncul.

Ubah tanda baca jadi “peta skor” Anda di Structure TOEFL

Punctuation hack bekerja karena membuat Anda melihat kalimat seperti penguji: inti klausa dulu, sisipan belakangan. Jika Anda butuh latihan terarah (drill, evaluasi pola salah, dan simulasi waktu), Bahasa Inggris Center (BIC) siap membantu Anda menata strategi Structure tanpa belajar membabi buta.

Topik Terkait: ,
Foto Gita Pertiwi, M.Sc. — TOEFL ITP® for STEM Mentor

Ditulis oleh

Mentor TOEFL ITP® untuk bidang sains & teknologi di Bahasa Inggris Center (BIC). Membimbing cara memahami teks ilmiah, istilah teknis, dan struktur paragraf akademik agar peserta dari jurusan teknik/kedokteran lebih siap menghadapi Reading section.

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

🎓 Ingin Menguasai Materi Ini Lebih Dalam?
Ikuti program kursus intensif kami yang dibimbing langsung oleh instruktur.

Program kursus berhasil dipilih!

Masuk ke daftar pendaftaran
Lihat Program Lain
Lanjut Mendaftar
Konsultasi Program

Ingin tanya detail program ini? Hubungi admin: