Skor TOEFL untuk wisuda adalah skor minimal TOEFL ITP yang diminta kampus bagi mahasiswa yang akan yudisium atau sidang skripsi. Angkanya berbeda tiap universitas dan biasanya tertulis di pedoman akademik atau surat edaran. Cara aman: cek dokumen resmi kampus lalu siapkan target + timeline belajar.
Ringkasan cepat (biar langsung ketemu jawabannya)
- Tidak ada “skor lulus” versi ETS: kampus yang menentukan skor minimal untuk wisuda/skripsi.
- Tempat cek tercepat: Pedoman akademik, panduan skripsi/yudisium, surat edaran rektor/dekan, atau website unit bahasa kampus.
- Target skor aman: ambil skor minimal kampus + buffer 10–30 poin (antisipasi validitas, deadline, dan retake).
- Timeline efektif: 2–6 minggu (tergantung gap skor) dengan pre-test, latihan terukur, lalu tes resmi.
Fakta paling penting: ETS tidak menetapkan “passing score” TOEFL ITP
Kalau Anda mencari “skor minimal TOEFL ITP untuk wisuda” di internet, Anda akan menemukan banyak angka. Namun kunci utamanya adalah ini: ETS tidak menetapkan skor lulus/gagal untuk TOEFL ITP; setiap institusi/kampus menentukan sendiri skor yang dianggap memenuhi syarat sesuai kebutuhannya.
Ini bukan opini—di materi resmi TOEFL ITP, ETS menegaskan bahwa tidak ada passing/failing score dari ETS, dan institusi yang mengadministrasikan tes menentukan skor yang acceptable untuk tujuannya. Artinya, syarat wisuda/skripsi adalah kebijakan kampus, bukan standar global tunggal.
Contoh kebijakan kampus: syarat TOEFL bisa beda per jenjang dan prodi
Untuk membantu Anda membayangkan variasinya, berikut contoh kebijakan yang dipublikasikan oleh salah satu kampus. Di UNNES, informasi di laman fakultas menyebut syarat minimal berbeda untuk prodi Bahasa Inggris vs non-Bahasa Inggris, serta berbeda untuk S1, S2, dan S3.
| Jenjang | Kelompok Prodi | Contoh skor minimal (kebijakan kampus) | Catatan penting |
|---|---|---|---|
| S1 | Bahasa Inggris | 450 | Angka ini contoh dari kebijakan kampus tertentu, bukan standar nasional. |
| S1 | Non-Bahasa Inggris | 400 | Beberapa kampus memakai EPT/TOEFL-like internal, sebagian menerima TOEFL ITP. |
| S2 | Bahasa Inggris | 477 | Biasanya lebih tinggi daripada S1. |
| S2 | Non-Bahasa Inggris | 427 | Selalu cek dokumen resmi prodi/pascasarjana Anda. |
| S3 | Bahasa Inggris | 500 | Jenjang doktor sering punya ambang lebih tinggi. |
| S3 | Non-Bahasa Inggris | 450 | Kampus Anda bisa berbeda—jangan copy angka mentah tanpa verifikasi. |
Intinya: angka minimal itu “milik kampus Anda”. Karena itu, strategi terbaik bukan menebak angka, tetapi membaca sumber aturan yang tepat.
Cara cek syarat TOEFL untuk wisuda/skripsi: 6 langkah yang paling cepat valid
Gunakan checklist ini agar Anda tidak salah patokan (misalnya membaca syarat fakultas lain, angkatan lain, atau jenis tes yang tidak diterima).
- Mulai dari dokumen resmi paling dekat dengan wisuda: cari “Syarat Yudisium”, “Syarat Wisuda”, atau “Syarat Ujian Skripsi/Tesis” di website fakultas/prodi.
- Cek Pedoman Akademik (buku/portal akademik): biasanya memuat syarat kelulusan termasuk EPT/TOEFL.
- Cari Surat Edaran/SK: gunakan kata kunci “surat edaran TOEFL”, “SK TOEFL”, “English proficiency graduation requirement”.
- Pastikan jenis tes yang diterima: TOEFL ITP (ETS), EPT kampus, TOEFL-like internal, atau tes lain (sering beda).
- Pastikan masa berlaku skor: sebagian kampus meminta skor yang masih berlaku (misalnya 2 tahun) atau sesuai periode tertentu.
- Konfirmasi ke unit yang berwenang (TU prodi/pascasarjana atau UPT Bahasa): cukup tanyakan 3 hal: jenis tes, skor minimal, masa berlaku.
Template pertanyaan WA/email ke kampus (biar dijawab cepat)
- Apakah untuk yudisium/sidang skripsi menerima TOEFL ITP (ETS) atau hanya EPT/TOEFL-like internal?
- Skor minimal yang harus dipenuhi untuk angkatan saya berapa?
- Masa berlaku skor yang diterima berapa lama dan apakah ada batas “tanggal tes” tertentu?
Bedakan TOEFL ITP vs EPT/TOEFL-like kampus (ini sering bikin gagal administrasi)
Di lapangan, istilah “TOEFL” di kampus sering dipakai sebagai payung besar. Padahal yang dimaksud bisa salah satu dari ini:
- TOEFL ITP (ETS): skala Level 1 total 310–677, tiga section (Listening, Structure, Reading).
- EPT/TOEFL-like internal: dibuat/diadministrasikan kampus atau mitra; format bisa mirip PBT, tetapi skor dan format sertifikat bisa berbeda.
- Tes prediksi: cocok untuk pemetaan cepat, tetapi belum tentu diterima sebagai syarat administratif kampus tertentu.
Kalau kampus Anda menulis “TOEFL minimal 450” tanpa menyebut jenisnya, jangan langsung asumsi itu TOEFL ITP. Anda perlu memastikan: jenis tes + penerbit/penyelenggara + format score report.
Menentukan target skor: pakai rumus “minimal kampus + buffer”
Agar aman dari risiko ditolak administrasi (karena masa berlaku, deadline mepet, atau skor kurang tipis), gunakan pendekatan berikut:
- Target minimum: skor minimal kampus.
- Buffer aman: tambah 10–30 poin di atas minimal (tergantung ketatnya deadline dan seberapa sering jadwal tes tersedia).
- Target latihan: tambah lagi +10 poin sebagai “cadangan mental” karena performa ujian bisa turun saat tegang.
Contoh: jika syarat kampus 450 dan Anda deadline 3 minggu, target realistis Anda sebaiknya 470–480 di latihan, supaya saat tes resmi Anda tetap punya peluang tembus 450+.
Timeline belajar menuju skor wisuda (2–6 minggu) yang paling sering berhasil
Timeline terbaik bergantung pada gap skor (jarak skor Anda sekarang ke target). Karena itu, langkah pertama yang paling efisien adalah pre-test atau simulasi untuk memetakan titik awal.
Rencana 2 minggu (deadline mepet)
- Hari 1: pre-test → tentukan 2 kelemahan terbesar (mis. Structure & Reading).
- Hari 2–10: drilling 60–90 menit/hari fokus kelemahan, bukan semua materi.
- Hari 11–12: simulasi section timer + review error (wajib).
- Hari 13: ringan (review ringkas, tidur cukup).
- Hari 14: tes resmi.
Rencana 4 minggu (paling ideal untuk mayoritas mahasiswa)
- Minggu 1: diagnosis + perbaiki fondasi (grammar patterns + reading speed).
- Minggu 2: latihan per section (Listening/Structure/Reading) dengan target akurasi.
- Minggu 3: latihan campuran + simulasi timer + review kesalahan.
- Minggu 4: simulasi full + polishing + tes resmi.
Rencana 6 minggu (untuk gap skor besar atau target prodi ketat)
- 2 minggu pertama: skill-building (fondasi + pola soal).
- 2 minggu berikutnya: drilling intensif + simulasi bertahap.
- 2 minggu terakhir: full mock test + strategi waktu + retake plan (jika perlu).
Soal masa berlaku skor: pastikan tidak “kedaluwarsa” saat pengajuan
Beberapa kampus memperhatikan masa berlaku skor (seringnya 2 tahun, tetapi bisa berbeda). Karena itu, jangan hanya fokus “tembus skor”, tetapi juga timing: kapan skor akan digunakan untuk yudisium/wisuda.
Untuk panduan praktis menghitung masa berlaku dan kapan sebaiknya retest, Anda bisa baca: masa berlaku TOEFL ITP dan batas waktunya.
Opsi tes dan persiapan di Kampung Inggris Pare (Kediri) yang membantu kejar deadline
Kalau Anda mengejar syarat wisuda/skripsi dan butuh jadwal tes yang fleksibel, salah satu kendala terbesar biasanya: slot ujian dan timeline belajar. Di Kampung Inggris Pare (Kediri), banyak peserta memilih jalur “tes + persiapan terukur” agar tidak trial-error.
- Butuh cepat tes resmi: cek slot di jadwal TOEFL ITP 2026.
- Butuh akselerasi naik skor: gunakan kelas intensif berbasis drilling & evaluasi: Kursus Intensif TOEFL ITP Online (24 Jam).
Catatan legalitas lembaga: layanan edukasi dan tes dikelola oleh LKP English Versity (NPSN: K9998665) di bawah naungan English Versity Education Foundation, beralamat di Jl. Cempaka No. 17, Tulungrejo, Kec. Pare, Kab. Kediri.
FAQ – Skor TOEFL untuk Wisuda/Skripsi
- Q: Skor TOEFL ITP minimal untuk wisuda itu berapa?
A: Tidak ada angka tunggal yang berlaku nasional. ETS tidak menetapkan passing score untuk TOEFL ITP; kampus Anda yang menentukan skor minimal sesuai kebijakan. - Q: Di mana saya harus cek syarat skor yang paling valid?
A: Cek Pedoman Akademik, panduan yudisium/skripsi, dan surat edaran/SK kampus. Jika tidak jelas, konfirmasi ke TU prodi atau UPT Bahasa kampus. - Q: Apakah TOEFL ITP selalu diterima untuk syarat skripsi?
A: Tidak selalu. Ada kampus yang hanya menerima EPT/TOEFL-like internal, ada juga yang menerima TOEFL ITP. Pastikan jenis tes yang diterima sebelum Anda daftar. - Q: Berapa skor aman agar tidak “pas-pasan” saat administrasi?
A: Ambil skor minimal kampus + buffer 10–30 poin. Ini mengurangi risiko gagal karena performa turun saat ujian atau karena aturan masa berlaku/deadline. - Q: Bagaimana kalau deadline wisuda tinggal 2–3 minggu?
A: Prioritaskan pre-test, fokus 2 kelemahan terbesar, latihan timer, lalu ambil jadwal tes resmi yang tersedia. Mulai dari cek slot di halaman jadwal TOEFL ITP.
Angka minimalnya milik kampus—yang bisa Anda kontrol adalah strategi
Skor TOEFL ITP untuk wisuda/skripsi tidak bisa disamaratakan karena setiap kampus menetapkan ambangnya sendiri. Yang paling aman adalah membaca aturan resmi, memastikan jenis tes yang diterima, lalu menargetkan skor minimal + buffer dengan timeline belajar yang realistis.
Siap amankan syarat wisuda? Cek jadwal TOEFL ITP dan percepat persiapan lewat kelas Intensif TOEFL ITP (24 Jam) di Bahasa Inggris Center (BIC).

Saat ini belum tersedia komentar.