Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Raisa
online
Raisa
● online
Halo, saya Raisa
baru saja
Ada yang bisa kami bantu mengenai program kursus?
baru saja
Kontak Layanan
Area Siswa
Rp
Daftar Pendaftaran

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup

Sound Alikes TOEFL Listening Cara Hindari Trap

Oleh: Intan Permatasari, S.Pd. — Career Track Coach (TOEFL ITP®) 1 x

Sound alike listening TOEFL adalah jebakan pilihan jawaban yang bunyinya mirip dengan audio untuk peserta TOEFL yang ingin menjawab cepat tanpa terkecoh fonetik. Ini ditujukan bagi test-taker Listening (terutama TOEFL ITP) yang sering “ngeh” katanya mirip tapi salah makna. Manfaatnya: Anda fokus ke arti, bukan sekadar bunyi.

Inti strategi (pakai saat ujian):

  • Curigai opsi yang beda 1 bunyi (mis. ship/sheep, fifteen/fifty) → itu biasanya distractor sound-alike.
  • Kejar makna kalimat: siapa melakukan apa, kapan, sebab-akibat. Jangan “memburu kata” yang mirip.
  • Tangkap detail berisiko tinggi: angka, waktu, nama, arah, pembanding (more/less), dan negasi (not).
  • Jika ragu, pilih opsi yang paling sesuai konteks, bukan yang paling mirip bunyi.

Apa Itu “Sound-Alikes” di TOEFL Listening?

“Sound-alikes” adalah pola distractor di Listening: jawaban salah dibuat mirip bunyi dengan kata/frasanya audio, sehingga telinga Anda “merasa benar” padahal maknanya beda. Ini bisa muncul sebagai homophones (bunyi sama, makna beda), near-homophones (hampir sama), atau minimal pairs (beda satu fonem).

Supaya Anda punya bayangan format Listening TOEFL ITP, Anda bisa cek contoh resminya dari ETS: sample questions TOEFL ITP Listening Level 1 dan halaman persiapannya: ETS TOEFL ITP Preparation.

Kenapa Jebakan “Bunyinya Mirip” Sangat Efektif?

Otak Anda memproses suara lebih cepat daripada makna—apalagi saat tegang dan dikejar waktu. Saat Anda mendengar kata kunci, otak cenderung “mengunci” pada bunyi itu, lalu mengejar opsi yang mirip. Padahal, soal Listening menguji pemahaman konteks: relasi pembicara, tujuan, perubahan rencana, alasan, dan detail yang relevan.

Sound-alikes sering “nempel” pada detail yang mudah salah dengar: angka, jam, lokasi, nama orang, dan kata yang beda tipis (contoh: can/can’t, fifteen/fifty). Karena itu, solusinya bukan menebak lebih cepat—tetapi mengubah cara fokus.

Jenis-Jenis Sound-Alike Trap yang Paling Sering Menjatuhkan Skor

1) Homophones: Bunyi Sama, Makna Beda

Homophones adalah kata yang bunyinya sama tetapi ejaannya dan maknanya berbeda (contoh klasik: to/too/two). Ringkasnya bisa Anda lihat pada penjelasan Merriam-Webster tentang perbedaan homophones/homographs/homonyms. Rujukan homophones vs homonyms di Merriam-Webster.

  • Contoh trap: Audio menyiratkan “two” (angka), opsi memancing “too” (juga).
  • Counter: tanyakan: “Ini sedang bicara jumlah atau tambahan?”

2) Near-Homophones: Hampir Sama Karena Satu Bunyi

Ini lebih sering menjebak dibanding homophones, karena Anda merasa “hampir” benar.

  • Contoh: price vs prize, work vs walk
  • Counter: cek konteks: “lagi ngomong biaya/harga” atau “hadiah/kompetisi”?

3) Minimal Pairs: Beda Satu Fonem, Tapi Makna Jauh

Minimal pairs adalah pasangan kata yang beda satu suara saja, tetapi maknanya berubah total. Dalam Listening, ini sering muncul pada vokal panjang-pendek atau konsonan yang “tipis”.

  • Vokal: ship vs sheep, sit vs seat
  • Konsonan: bat vs pat, fan vs van
  • Counter: jangan hanya “dengar kata”, dengar kalimatnya: siapa, aksi, objek, tujuan.

4) -teen vs -ty: “15” vs “50” yang Paling Sering Salah

Di audio natural, “-teen” dan “-ty” bisa terdengar mirip jika Anda tidak terbiasa stres suku kata. Ini kerap muncul saat pembicara menyebut harga, jumlah, atau durasi.

  • fifteen (tekanan cenderung di akhir) vs fifty (tekanan cenderung di awal)
  • Counter: fokus ke konteks angka: biasanya ada unit (dollars, minutes, pages). Catat unitnya, baru cocokkan angkanya.

5) Word Boundaries & Linking: “Kata Ketemu Kata” Jadi Ilusi Bunyi

Dalam spoken English, kata bisa saling “nyambung” (linking), sehingga terdengar seperti kata lain.

  • Contoh: an aim terdengar seperti a name (tergantung aksen & kecepatan)
  • Counter: cari “struktur” kalimat: setelah artikel an biasanya noun; setelah a + noun tertentu bisa berubah makna.

6) Stress Shift: Kata Sama, Tekanan Beda, Kategori Beda

Beberapa kata berubah fungsi (noun/verb) karena tekanan suku kata (contoh umum di English akademik).

  • Contoh: IMport (noun) vs imPORT (verb)
  • Counter: dengarkan apakah sedang “membahas benda/hal” atau “aksi”.

Indikator di Pilihan Jawaban: Cara “Mencium” Sound-Alike dalam 3 Detik

Saat Anda melihat opsi, cek pola berikut:

  • A dan B beda 1 huruf/bunyi (price/prize, seat/sit) → kemungkinan besar salah satunya distractor sound-alike.
  • Ada opsi dengan angka mirip (15/50, 14/40) → siapkan fokus ekstra pada stres & unit.
  • Ada opsi “terdengar familiar” karena barusan Anda dengar satu kata → tahan dulu. Pastikan itu benar secara konteks, bukan sekadar echo.

Strategi Fokus Makna: Anti-Refleks “Pilih yang Mirip Bunyi”

Langkah 1: Tangkap “Kerangka Cerita” (Who–Do–What–Why)

Setiap item Listening hampir selalu punya inti: siapa yang bicara, apa masalahnya, apa rencananya, dan alasan di balik keputusan. Begitu Anda punya kerangka ini, distractor sound-alike jadi lebih mudah ditolak.

Langkah 2: Prioritaskan Detail yang Paling Sering Dijadikan Trap

  • Numbers & measures: harga, jumlah, durasi, tanggal
  • Locations: library/laboratory, office/overseas (contoh jebakan bunyi)
  • Negation: not, never, hardly (satu kata bisa membalik makna)
  • Comparatives: more/less, earlier/later

Langkah 3: Gunakan “Rule of Fit”

Jika dua opsi sama-sama terasa mirip bunyi, pilih yang paling pas dengan situasi (fit): sesuai tujuan pembicara, sesuai sebab-akibat, dan tidak bertentangan dengan informasi lain di audio.

Latihan (Tanpa Audio): Simulasi Sound-Alike Trap yang Paling Realistis

Cara pakai latihan ini: jangan pilih yang “kedengaran mirip”. Pilih yang “paling masuk akal” dengan konteks.

Set A — Minimal Pair & Near-Homophone

  1. Context: The man won something in a competition.
    Pilih jawaban paling tepat:
    • A. He received a price.
    • B. He received a prize.
    • C. He paid a prize.
    • D. He compared the prices.
  2. Context: They are talking about sitting down in the classroom.
    • A. Take a seat.
    • B. Take a sit.
    • C. Make a sheet.
    • D. Make a seat.
  3. Context: She said she would not attend the meeting.
    • A. She can attend.
    • B. She can’t attend.
    • C. She will attend early.
    • D. She already attended.

Set B — -teen vs -ty

  1. Context: The ticket costs less than sixty dollars.
    • A. It costs fifteen dollars.
    • B. It costs fifty dollars.
    • C. It costs fifty-five dollars.
    • D. It costs fifteen cents.
  2. Context: The assignment must be at least 40 pages.
    • A. It must be fourteen pages.
    • B. It must be forty pages.
    • C. It must be four pages.
    • D. It must be forty minutes.

Kunci & Alasan Singkat

  • 1) B — kompetisi → prize (hadiah), bukan price (harga).
  • 2) A — kolokasi alami: take a seat.
  • 3) B — kata kecil can’t membalik makna; jangan tertipu bunyi cepat.
  • 4) B — “less than sixty” paling masuk akal: 50; cek unit “dollars”.
  • 5) B — minimal requirement “40 pages” → forty, bukan fourteen.

Latihan Harian 10 Menit: Cara Melatih Telinga untuk Sound-Alikes

  1. 2 menit — drill minimal pairs (pilih 5 pasang kata yang sering salah: ship/sheep, sit/seat, price/prize, fan/van, bat/pat).
  2. 3 menit — fokus angka: latih -teen vs -ty (15/50, 14/40, 13/30). Ucapkan keras untuk membedakan stres.
  3. 3 menit — 1 dialog pendek: tulis 3 poin (siapa, masalah, keputusan).
  4. 2 menit — buat error log: kata apa yang ketuker, dan kenapa (bunyi? cepat? panik?).

Tips Konsentrasi Saat Listening: Biar Tidak “Kehipnotis” Opsi Mirip

Sebelum audio mulai

  • Scan cepat opsi untuk menandai “dua pilihan yang mirip” (ini kandidat distractor).
  • Tentukan target: Anda mencari makna, bukan transkrip kata demi kata.

Saat audio berjalan

  • Catat hanya kata jangkar: angka, waktu, lokasi, keputusan, alasan.
  • Kalau ada kata yang tidak dikenal, jangan nge-freeze. Tetap ikuti arah cerita.

Sesudah audio selesai

  • Eliminasi opsi yang hanya “mirip bunyi” tapi tidak cocok konteks.
  • Gunakan Rule of Fit: jawaban harus nyambung dengan tujuan & alasan pembicara.

Relevansi untuk Kampung Inggris Pare: Listening Bukan Sekadar “Bisa Dengar”

Di Kampung Inggris Pare (Kediri), banyak peserta merasa Listening-nya “paham” tetapi skor tidak naik karena terjebak distractor seperti sound-alikes. Kuncinya bukan menambah jam mendengar tanpa arah, melainkan melatih telinga pada pola yang sering menjatuhkan skor dan membangun kebiasaan fokus makna.

Rekomendasi Jalur Latihan di Bahasa Inggris Center (BIC)

Legalitas & Identitas Lembaga

Untuk transparansi, layanan dan program di bawah brand operasional Bahasa Inggris Center (BIC) berada dalam naungan lembaga resmi: LKP English Versity (NPSN: K9998665).

  • Induk badan hukum: English Versity Education Foundation
  • Nama terdaftar Diknas (NPSN): LKP ENGLISH VERSITYNPSN: K9998665
  • SK Operasional: 421.9/2504/418.20/2022 (12-04-2022)
  • Alamat: Jl. Cempaka No. 17, Tulungrejo, Kec. Pare, Kab. Kediri

FAQ – Sound Alike Listening TOEFL

  • Q: Apakah sound-alike itu sama dengan homophones?
    A: Homophones adalah salah satu jenis sound-alike (bunyi sama, makna beda). Dalam TOEFL, sound-alike bisa juga near-homophones dan minimal pairs, jadi cakupannya lebih luas.
  • Q: Kenapa saya merasa “dengar jelas” tapi jawabannya salah?
    A: Biasanya karena Anda menangkap satu kata kunci lalu memilih opsi yang mirip bunyi, bukan yang paling cocok konteks. Terapkan “Rule of Fit”: pastikan jawaban nyambung dengan tujuan dan alasan pembicara.
  • Q: Bagaimana cara cepat mengatasi 15 vs 50 dan 14 vs 40?
    A: Latih stres suku kata (-teen vs -ty) dan selalu catat unitnya (dollars/minutes/pages). Fokus ke konteks kuantitas, bukan bunyi mentah.
  • Q: Latihan paling efektif untuk sound-alikes apa?
    A: Kombinasi minimal pairs + latihan konteks. Anda bisa mulai dari latihan mandiri lewat Tes Prediction Online (VEPT), lalu tingkatkan ke latihan terstruktur jika butuh feedback.
  • Q: Di mana saya bisa melihat contoh format Listening resmi TOEFL ITP?
    A: Anda bisa berlatih dengan contoh interaktif dari ETS: TOEFL ITP Listening sample questions.

Stop Ketipu Jawaban yang Bunyinya Mirip

Sound-alikes bisa Anda kalahkan dengan 3 hal: curigai opsi yang beda satu bunyi, prioritaskan makna (who–do–what–why), dan amankan detail berisiko tinggi seperti angka/negasi. Jika Anda ingin latihan Listening yang lebih terarah dengan simulasi dan evaluasi, ambil jalur cepat melalui Kursus Intensif TOEFL ITP Online 24 Jam BIC dan pasang target tanggal ujian dari jadwal TOEFL ITP.

Foto Intan Permatasari, S.Pd. — Career Track Coach (TOEFL ITP®)

Ditulis oleh

Career Track Coach di Bahasa Inggris Center (BIC). Mengarahkan persiapan TOEFL ITP® untuk kebutuhan kerja dan seleksi internal perusahaan, dengan fokus pada rencana belajar praktis, latihan intensif, dan simulasi berkala sesuai target skor.

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

🎓 Ingin Menguasai Materi Ini Lebih Dalam?
Ikuti program kursus intensif kami yang dibimbing langsung oleh instruktur.

Program kursus berhasil dipilih!

Masuk ke daftar pendaftaran
Lihat Program Lain
Lanjut Mendaftar
Konsultasi Program

Ingin tanya detail program ini? Hubungi admin: