Strategi Part B Listening TOEFL adalah teknik membaca opsi jawaban sebelum percakapan panjang diputar untuk memprediksi topik dan tipe pertanyaan. Ini cocok untuk peserta TOEFL ITP yang sering kehilangan detail saat dialog panjang. Dengan antisipasi kata kunci, Anda lebih fokus, cepat memilih jawaban, dan mengurangi missed questions.
Inti strategi “baca opsi dulu” (Part B) dalam 30 detik:
- Scan tipe: opsi berisi place/time/why → kemungkinan “where/when/why”.
- Ambil 2–3 kata jangkar: nama, benda, lokasi, atau topik akademik yang berulang.
- Prediksi konflik: opsi berlawanan (agree vs disagree, today vs tomorrow) → cari perubahan keputusan di audio.
- Dengar untuk bukti, bukan “rasa familiar”: jawab harus punya alasan di percakapan.
Kenapa Part B Listening TOEFL ITP Sering Jadi “Pembuang Poin”?
Part B (Longer Conversation) menuntut Anda menahan konteks lebih lama: siapa bicara dengan siapa, masalahnya apa, solusi/keputusan akhirnya apa. Dibanding Part A yang super singkat, Part B memaksa otak menyimpan informasi lintas beberapa kalimat, lalu langsung menjawab beberapa pertanyaan tanpa pengulangan audio.
Di arahan resmi ETS, Part B berisi percakapan yang lebih panjang dan pertanyaan setelahnya, serta rekaman tidak diulang. Karena itu, kesiapan sebelum audio sering lebih menentukan daripada “seberapa cepat Anda membaca”.
Kapan Tepatnya Anda Bisa “Baca Opsi Sebelum Audio Mulai”?
1) Jika Anda mengerjakan format paper-based (booklet terlihat sejak awal)
Pada format kertas, opsi jawaban biasanya sudah tercetak untuk nomor-nomor Part B. Anda bisa memanfaatkan detik saat narrator menyebut rentang nomor (misalnya “Questions 31 through 34…”) untuk preview opsi sebelum percakapan dimulai.
2) Jika Anda mengerjakan format digital/online (tampilan bisa berbeda)
Dalam beberapa administrasi digital, opsi dapat muncul ketika pertanyaan dibacakan atau setelahnya. Anda tetap bisa menerapkan prinsip yang sama: micro-scan opsi secepat mungkin di awal layar muncul, lalu fokus ke audio berikutnya. Kuncinya bukan “mendahului audio jauh-jauh”, melainkan menciptakan prediksi agar pendengaran Anda terarah.
Teknik Inti: Preview Opsi 7 Detik dengan Pola 3-Lap
Mayoritas peserta gagal bukan karena tidak mengerti English-nya, tetapi karena preview mereka “random”. Gunakan pola 3 putaran (3-lap) agar 7–10 detik preview menjadi bernilai.
- Lap 1 — Kunci tipe pertanyaan (1–2 detik)
Apakah opsi berupa tempat? waktu? alasan? tujuan? langkah? Dari bentuk opsi, Anda bisa menebak pertanyaan yang akan muncul. - Lap 2 — Ambil 2–3 kata jangkar (3–4 detik)
Cari kata yang “berat” secara informasi: library, assignment, internship, registration, schedule, refund, professor. Kata jangkar memandu telinga Anda. - Lap 3 — Waspada jebakan (2–3 detik)
Perhatikan opsi yang mirip bunyi/arti (borrow vs buy), angka/waktu yang berdekatan (Tuesday vs Thursday), atau pasangan opsi yang berlawanan (accept vs refuse). Ini biasanya “spot” keputusan di audio.
Mapping Cepat: Menebak Tipe Pertanyaan dari Bentuk Opsi
Part B sering menguji pemahaman main idea, tujuan, detail penting, dan inferensi. Anda bisa memetakan tipe soal bahkan sebelum pertanyaannya dibacakan.
| Tipe pertanyaan Part B | Sinyal paling sering muncul di opsi | Yang harus Anda “dengar” di percakapan | Kesalahan umum |
|---|---|---|---|
| Main idea / topic | Opsi berupa topik luas: internship, class project, library exhibition | Masalah utama + tujuan pembicaraan | Memilih detail kecil yang “kedengaran jelas” tapi bukan inti |
| Purpose / why | Opsi diawali “To…” / alasan tindakan | Motif (sering muncul di kalimat awal) | Tertipu alasan pertama, padahal ada revisi di akhir |
| Where / when | Nama tempat/waktu: campus, office, Tuesday, next week | Petunjuk lokasi/jadwal (biasanya implisit) | Menghafal kata tempat tanpa bukti konteks |
| Detail spesifik | Angka, syarat, nama orang, durasi | Angka + unitnya (days/weeks/dollars) | Salah unit (2 weeks vs 2 months) |
| Inference (implikasi) | Opsi berupa kesimpulan: He will probably… / She doesn’t want… | Nada, penolakan halus, perubahan rencana | Memilih opsi yang “paling positif” tanpa dukungan audio |
Timing Praktis: Siklus 4 Fase untuk Setiap Long Conversation
Strategi Part B yang efektif selalu mengikuti ritme. Jangan melawan format—naikkan akurasi dengan disiplin timing.
- Fase 1 — Preview (sebelum percakapan): scan 2–3 kata jangkar + tebak tipe soal dominan.
- Fase 2 — Dengar struktur (awal percakapan): catat mental “siapa–tujuan–masalah”. Ini fondasi untuk main idea/purpose.
- Fase 3 — Tangkap perubahan (tengah–akhir): keputusan berubah, jadwal bergeser, syarat muncul. Inilah sumber detail & inference.
- Fase 4 — Jawab cepat (saat pertanyaan): pilih opsi yang punya proof. Jika ragu, eliminasi 2 opsi paling lemah, lalu tebak cerdas.
Kesalahan Umum Saat “Baca Opsi Dulu” (dan Cara Memperbaikinya)
- Kebanyakan membaca → Anda kehilangan kalimat pembuka yang menjelaskan konteks. Fix: batasi preview ke 2–3 kata jangkar.
- Kejar kata sulit → padahal soal menguji tujuan/relasi. Fix: fokus kata fungsional: alasan, jadwal, perubahan keputusan.
- Terjebak opsi mirip → memilih karena “kedengaran familiar”. Fix: cari bukti spesifik (angka, waktu, tindakan).
- Tidak punya prioritas → semua detail dianggap penting. Fix: selalu pegang peta: “masalah → opsi solusi → keputusan akhir”.
Contoh Mini: Prediksi dari Opsi (Tanpa Audio) + Pembahasan
Contoh 1 — Tebak tipe pertanyaan & kata jangkar
Preview opsi (misal Q31):
- A. At the campus library
- B. At the career office
- C. At a science laboratory
- D. At the student cafeteria
Prediksi cepat: Ini hampir pasti pertanyaan Where does the conversation take place? Kata jangkar: library / career office. Saat audio mulai, telinga Anda otomatis mencari petunjuk tempat (appointment, resume, librarian, internship, application).
Contoh 2 — Waspada perubahan keputusan
Preview opsi (misal Q33):
- A. Submit the assignment today
- B. Submit the assignment tomorrow
- C. Ask for a deadline extension
- D. Cancel the assignment
Prediksi cepat: Ini cenderung “What will the student probably do?” atau “What does the professor suggest?” Fokus Anda saat audio: cari kata transisi seperti actually, instead, but, however yang menandai rencana berubah.
Latihan 15 Menit Paling Efektif untuk Mengunci Part B
- 5 menit — Drill preview: ambil 2 set soal Part B, latih scan 3-lap tanpa audio (hanya dari opsi). Target: 7 detik per nomor.
- 5 menit — Dengar untuk struktur: putar 1 percakapan panjang, tulis 3 poin: who–problem–decision.
- 5 menit — Review jebakan: cek salah di mana: salah unit? salah perubahan keputusan? salah main idea vs detail?
Untuk latihan cepat sebelum tes, Anda bisa mulai dari simulasi/prediksi agar terbiasa ritme Listening. Jika butuh tryout online, gunakan Tes Prediction Online Gratis (VEPT) sebagai pemanasan terukur.
Jika Target Anda 500–550, Ini Prioritas Latihan Part B
- Naikkan akurasi di inference: Part B sering menyisipkan makna tersirat (penolakan halus, perubahan rencana).
- Latih eliminasi: biasakan buang 2 opsi yang tidak punya bukti, lalu fokus duel 2 opsi.
- Perkuat kosa kata kampus: registration, office hours, assignment, internship, syllabus—ini muncul berulang.
- Simulasi full section minimal 1x/minggu agar stamina dan fokus tidak drop di pertengahan tes.
Jika Anda ingin pendampingan strategi + drilling terstruktur (termasuk Listening Lab), program Kursus Intensif TOEFL ITP Online (24 Jam) dari Bahasa Inggris Center (BIC) dirancang untuk mengejar progres cepat sebelum hari-H tes.
Sinyal Kredibilitas & Konteks Kampung Inggris Pare
Belajar strategi Listening paling efektif ketika Anda latihan dalam ekosistem yang “TOEFL-minded”: tempo latihan konsisten, evaluasi kesalahan jelas, dan target skor realistis. Di Kampung Inggris Pare, Kabupaten Kediri, banyak peserta datang khusus untuk memecah plateau skor lewat latihan berbasis strategi.
- Legalitas lembaga: LKP English Versity (NPSN: K9998665) berada di bawah English Versity Education Foundation.
- Lokasi: Jl. Cempaka No. 17, Tulungrejo, Kec. Pare, Kab. Kediri.
- Brand operasional layanan: Bahasa Inggris Center (BIC) (kelas persiapan & tes).
FAQ – Strategi Part B Listening TOEFL
- Q: Apakah strategi “baca opsi dulu” benar-benar membantu?
A: Ya, karena opsi memandu perhatian Anda. Anda tidak lagi mendengar “semua hal”, tetapi mendengar untuk menemukan bukti yang relevan dengan tipe soal (main idea, purpose, detail, inference). - Q: Bagaimana jika format tes saya tidak menampilkan opsi sebelum audio?
A: Terapkan versi micro-scan: begitu opsi muncul, scan 2 kata jangkar dan satu jebakan (waktu/angka/negasi), lalu kembali fokus ke audio berikutnya. - Q: Part B biasanya membahas topik apa?
A: Umumnya seputar konteks kampus/akademik: tugas, jadwal kelas, layanan kampus, konsultasi dosen, atau administrasi. Untuk merasakan format resminya, Anda bisa lihat contoh Listening TOEFL ITP dari ETS melalui contoh soal TOEFL ITP Listening (ETS). - Q: Apakah saya boleh membuat catatan saat Listening?
A: Beberapa pedoman ETS menyebut note-taking dapat diizinkan pada Listening (tergantung administrasi). Namun Anda wajib mengikuti aturan proktor/penyelenggara setempat. Jika ragu, latih tanpa catatan agar aman. - Q: Latihan cepat apa yang paling terasa efeknya untuk Part B?
A: Latihan 15 menit/hari: (1) drill preview 3-lap, (2) dengar 1 percakapan panjang dan ringkas who–problem–decision, (3) review jebakan. Jika butuh tryout, gunakan VEPT Prediction untuk pemanasan terukur.
Siap Mengunci Poin Part B dengan Latihan Terstruktur?
Strategi “baca opsi dulu” bekerja jika Anda disiplin pada timing dan tahu apa yang harus dicari di audio. Setelah Anda menguasai peta main idea–detail–inference, Part B berubah dari “bagian menakutkan” menjadi sumber poin stabil.
Ambil jalur cepat bersama Bahasa Inggris Center (BIC) lewat Kursus Intensif TOEFL ITP Online (24 Jam) untuk drilling Listening Lab + strategi ujian. Jika Anda ingin langsung tes resmi, cek slot di Jadwal TOEFL ITP Online.

Saat ini belum tersedia komentar.