TOEFL ITP speaking writing adalah panduan untuk calon peserta TOEFL ITP yang ingin tahu apakah ujian ini menguji Speaking dan Writing. Fokusnya menjelaskan section resmi TOEFL ITP dan batasannya. Tujuannya membantu Anda memilih tes yang tepat dan menyiapkan alternatif bila butuh speaking/writing.
Jawaban cepat (sesuai kebutuhan Anda):
- TOEFL ITP Level 1/2 (utama): tidak ada Speaking dan tidak ada Writing task/essay. Yang diujikan: Listening, Structure & Written Expression (grammar), Reading.
- Kalau syarat Anda minta bukti Speaking/Writing: pilih tes yang memang punya section Speaking & Writing (contoh: TOEFL iBT) atau pastikan institusi menerima opsi lain.
- Ada “Speaking” bernama TOEFL ITP Speaking? Ya, tetapi itu tes terpisah (bukan bagian dari ITP utama) dan ketersediaannya bergantung format/penyelenggara.
- Kata “Written Expression” bikin bingung? Itu bukan menulis; Anda hanya memilih jawaban dan mengoreksi struktur kalimat.
Apakah TOEFL ITP menguji Speaking dan Writing? Ini jawaban resminya
Tidak. TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 (tes yang paling sering disebut “TOEFL ITP”) adalah tes pilihan ganda yang mengukur Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension.
Artinya, Anda tidak diminta berbicara di depan penguji/proktor dan tidak diminta menulis esai seperti pada ujian yang punya Writing section. Inilah alasan TOEFL ITP sering dipakai untuk kebutuhan internal kampus/instansi yang fokus pada kemampuan akademik reseptif (memahami) dan akurasi grammar.
Kenapa banyak yang mengira TOEFL ITP ada Writing?
Sumber kebingungan terbesar ada pada nama section: Structure and Written Expression. Kata “Written Expression” terdengar seperti “menulis”, padahal yang diuji adalah kepekaan grammar dalam bahasa tulis, bukan kemampuan mengarang paragraf.
“Written Expression” di TOEFL ITP itu apa sebenarnya?
Anda akan mengerjakan soal pilihan ganda yang menilai apakah bentuk kalimat sudah sesuai standard written English: subject–verb agreement, tenses, parallel structure, modifiers, reduced clauses, prepositions, hingga error recognition. Jadi, skill yang diuji tetap analisis dan ketelitian, bukan produksi tulisan panjang.
Implikasinya untuk strategi belajar
- Kalau target Anda: “lulus syarat skor ITP”, fokuskan waktu pada Listening + Structure + Reading (drill cepat + review pola salah).
- Kalau target Anda: “butuh bukti menulis”, latihan Structure saja tidak cukup. Anda butuh tes/latihan yang menuntut writing output (paragraf/response).
Section TOEFL ITP yang benar-benar diujikan (Level 1/Level 2)
Secara umum (Level 1), TOEFL ITP terdiri dari tiga sesi utama dengan total durasi sekitar 115 menit dan seluruhnya pilihan ganda. Tidak ada sesi speaking/writing aktif.
| Section TOEFL ITP | Fokus skill | Bentuk tugas | Yang sering jadi jebakan |
|---|---|---|---|
| Listening Comprehension | Memahami percakapan/ceramah akademik | Pilihan ganda dari audio | Distractor (opsi mirip), inference, detail terselip |
| Structure and Written Expression | Akurasi tata bahasa tulis | Pilihan ganda: melengkapi kalimat & mencari error | Agreement, parallelism, modifiers, reduced clause |
| Reading Comprehension | Memahami teks akademik | Pilihan ganda dari bacaan | Main idea vs detail, reference, vocab in context |
Jika Anda ingin melihat ringkasan format ITP (jumlah soal dan waktu), Anda bisa baca penjelasan formatnya di halaman internal ini: cara kerja TOEFL ITP dan format sesi tes.
Lalu bagaimana dengan “TOEFL ITP Speaking” yang kadang disebut-sebut?
Ada produk bernama TOEFL ITP Speaking, tetapi penting dipahami: ini bukan section bawaan TOEFL ITP Level 1/2 yang standar. Ini adalah tes tambahan/terpisah yang digunakan institusi tertentu untuk mengukur kemampuan berbicara dalam konteks kampus dan situasi sehari-hari.
Kesimpulan praktisnya: ketika seseorang mengatakan “ITP ada speaking”, biasanya maksudnya institusinya menambahkan modul speaking (atau mengambil paket/format tertentu). Maka, Anda harus cek requirement dokumen syarat, bukan hanya kata-kata promosi.
Jika butuh Speaking dan Writing, tes apa yang lebih tepat?
Kalau persyaratan Anda eksplisit meminta Speaking dan Writing, maka Anda perlu tes yang memang memiliki empat skill tersebut di struktur utamanya. Di TOEFL Family, contoh yang paling dikenal adalah TOEFL iBT (Reading, Listening, Speaking, Writing).
Bandingkan cepat: TOEFL ITP vs TOEFL iBT vs add-on speaking
| Tes | Skill yang diukur | Ada output Speaking? | Ada output Writing? | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| TOEFL ITP (Level 1/2) | Listening, Structure/Written Expression, Reading | Tidak | Tidak (tidak ada essay) | Kebutuhan internal: pemetaan level, syarat lokal, seleksi internal |
| TOEFL iBT | Reading, Listening, Speaking, Writing | Ya | Ya | Studi/kerja yang meminta bukti 4 skill (terutama speaking/writing) |
| TOEFL ITP Speaking (opsional) | Speaking (tugas berbicara terstruktur) | Ya | Tidak | Institusi yang butuh tambahan indikator speaking di luar ITP utama |
Cara memastikan syarat institusi: jangan sampai salah pilih tes
Di Kampung Inggris Pare (Kediri), kasus paling sering adalah peserta sudah “belajar ITP” tapi ternyata kampus/instansi meminta tes yang punya Speaking/Writing. Agar tidak buang waktu dan biaya, lakukan pengecekan ini dulu.
- Baca dokumen syaratnya, cari kata kunci: “TOEFL iBT”, “IELTS”, “Speaking”, “Writing”, “interview”, atau “essay”. Kalau ada, TOEFL ITP murni biasanya tidak cukup.
- Konfirmasi bentuk bukti yang diminta: apakah hanya “skor total” atau butuh “breakdown per skill”. TOEFL ITP tidak menyediakan speaking/writing breakdown pada format utamanya.
- Tanyakan apakah mereka menerima alternatif: misalnya menerima TOEFL ITP + bukti lain untuk speaking/writing (ini kebijakan internal masing-masing lembaga).
- Baru susun strategi belajar: jika fix ITP, fokus 3 section. Jika butuh iBT, rencanakan latihan speaking/writing sejak awal.
Strategi belajar sesuai pilihan tes (biar effort Anda “nyambung”)
Jika Anda tetap mengambil TOEFL ITP: fokuskan ke 3 section yang dinilai
- Listening: latih “keyword capture”, inference, dan perangkap opsi mirip.
- Structure/Written Expression: prioritaskan 10–15 pola paling sering (agreement, reduced clause, parallelism, modifier, inversion) + error analysis cepat.
- Reading: latih main idea, reference, dan vocab-in-context; gunakan timing ketat per passage.
Untuk pemetaan awal sebelum masuk latihan intensif, Anda bisa mulai dari Tes Prediction Online Gratis (VEPT) agar tahu section mana yang paling “bocor” skornya.
Jika Anda butuh Speaking/Writing: jangan menunggu “nanti”
- Speaking: butuh kebiasaan produksi suara, struktur jawaban, dan kontrol tempo. Ini tidak ter-cover oleh latihan ITP murni.
- Writing: butuh kemampuan menyusun argumen, koherensi, dan ketepatan grammar dalam produksi teks. Structure membantu, tetapi tetap berbeda dari menulis.
FAQ – TOEFL ITP Speaking Writing
- Q: Jadi TOEFL ITP sama sekali tidak ada Speaking?
A: TOEFL ITP Level 1/2 yang standar tidak punya Speaking section. Ada produk TOEFL ITP Speaking terpisah (opsional) yang digunakan institusi tertentu, jadi Anda harus cek requirement resmi institusi. - Q: “Structure and Written Expression” itu termasuk Writing?
A: Tidak. Anda tidak menulis esai/paragraf. Anda hanya memilih jawaban untuk melengkapi/mengoreksi kalimat agar sesuai standard written English. - Q: Kalau kampus minta Speaking dan Writing, apakah skor ITP bisa dipakai?
A: Biasanya tidak cukup jika requirement-nya eksplisit meminta bukti 4 skill. Pertimbangkan tes yang memang memiliki Reading–Listening–Speaking–Writing di struktur utamanya, dan konfirmasi kebijakan kampus. - Q: Saya butuh TOEFL untuk syarat lokal. Apakah ITP pilihan yang masuk akal?
A: Ya, jika syaratnya memang meminta TOEFL ITP/TOEFL Prediction untuk kebutuhan internal (kelulusan/seleksi lokal). Pastikan Anda mengambil format yang sesuai dengan dokumen syarat. - Q: Bagaimana cara mulai persiapan ITP yang paling efisien?
A: Mulai dari pemetaan skor lalu fokus ke 3 section resmi. Anda bisa ambil Kursus Intensif TOEFL ITP Online (24 Jam) dan amankan jadwal tes di kalender jadwal TOEFL ITP.
Pastikan tesnya sesuai syarat, baru belajar habis-habisan
TOEFL ITP tidak menguji Speaking dan tidak memiliki Writing task/essay pada format utamanya—yang dinilai adalah Listening, Structure/Written Expression, dan Reading. Jika kebutuhan Anda menuntut bukti speaking/writing, pilih tes yang tepat sejak awal agar latihan Anda relevan.
Untuk layanan lembaga, program dijalankan oleh LKP English Versity (NPSN: K9998665) di bawah English Versity Education Foundation (Jl. Cempaka No. 17, Tulungrejo, Kec. Pare, Kab. Kediri). Jika Anda ingin jalur cepat yang terstruktur, cek program persiapan TOEFL ITP di Bahasa Inggris Center (BIC) dan pilih tanggal tes di jadwal TOEFL ITP BIC.

Saat ini belum tersedia komentar.