Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Raisa
online
Raisa
● online
Halo, saya Raisa
baru saja
Ada yang bisa kami bantu mengenai program kursus?
baru saja
Kontak Layanan
Area Siswa
Rp
Daftar Pendaftaran

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup

Waktu Tes TOEFL Terbaik Pagi vs Siang Terbukti

Oleh: Hadi Sucipto, Ph.D. — Assessment & Strategy Coach (TOEFL ITP®) 21 x

Waktu tes TOEFL terbaik adalah jam ujian yang paling cocok dengan energi dan fokus harian Anda. Ini untuk peserta TOEFL yang ingin menjaga konsentrasi Listening, Structure, dan Reading sampai akhir. Tujuannya meminimalkan blank, mempercepat keputusan, dan menstabilkan skor.

Inti cepat (mitos vs fakta):

  • Mitos: tes pagi “lebih mudah”.
  • Fakta: tingkat kesulitan tes tidak berubah; yang berubah adalah kondisi tubuh, fokus, dan stamina.
  • Cara memilih jam terbaik: cocokkan dengan chronotype + uji simulasi di jam yang sama + cek kesiapan teknis.

Mitos vs Fakta: Tes Pagi Lebih Mudah dari Tes Siang?

Fakta utamanya: soal TOEFL tidak otomatis “lebih gampang” hanya karena diambil pagi. Yang sering membuat peserta merasa pagi lebih mudah adalah pikiran lebih segar (jika tidur cukup) dan gangguan lebih minim. Sebaliknya, bagi “night owl”, sesi pagi bisa terasa berat karena otak belum mencapai level kewaspadaan optimal.

Jadi pertanyaannya bukan “pagi vs siang mana yang lebih mudah?”, melainkan: jam berapa Anda paling stabil untuk fokus tanpa penurunan performa sampai sesi terakhir.

Apa yang Membuat Pagi atau Siang Terasa Lebih Mudah?

1) Chronotype (jam biologis): early bird vs night owl

Chronotype adalah kecenderungan alami tubuh untuk lebih waspada di waktu tertentu—yang umum dikenal sebagai “orang pagi” vs “orang malam”. Jika chronotype Anda condong “malam”, memaksa ujian terlalu pagi berisiko menurunkan akurasi, memperlambat pemrosesan, dan memicu panik kecil saat Listening berjalan cepat.

Rujukan ringkas tentang chronotype bisa Anda baca di panduan chronotype (Sleep Foundation).

2) Kualitas tidur (bukan sekadar durasi)

Banyak peserta merasa “pagi lebih enak” padahal yang terjadi: malam sebelumnya tidur lebih teratur, bangun lebih awal, sarapan, lalu masuk ujian dengan ritme yang rapi. Saat tidur tidak konsisten, sesi siang memang “menutup” rasa kantuk, tetapi bisa muncul efek lain: mudah terdistraksi, micro-fatigue, dan keputusan menjawab jadi ragu-ragu.

3) “Stamina 1 kali jalan”: ujian panjang butuh energi stabil

Pada format TOEFL ITP, tes berjalan berurutan dan menuntut konsentrasi panjang. Di program intensif, BIC bahkan menekankan full simulation untuk menguji stamina mental sepanjang durasi ujian (±115 menit). Anda bisa lihat contoh penekanan simulasi penuh di program intensif TOEFL ITP BIC.

4) Pola makan & kafein (timing lebih penting daripada “minum atau tidak”)

Untuk sesi pagi, sarapan ringan-bergizi membantu stabilkan fokus (hindari gula berlebih yang cepat crash). Untuk sesi siang, tantangannya justru kantuk setelah makan siang. Triknya bukan “jangan makan”, tetapi pilih porsi sedang, hindari makanan sangat berminyak, dan atur kafein agar tidak memunculkan gelisah di tengah ujian.

5) Gangguan lingkungan & beban aktivitas sebelum tes

Sesi siang lebih rentan terganggu oleh rapat, kuliah, perjalanan, atau urusan keluarga. Sesi pagi biasanya “kosong agenda”, sehingga otak tidak membawa sisa stres dari aktivitas lain. Kalau Anda harus tes siang, kunci utamanya: buat pagi Anda steril (tidak ada tugas berat, tidak ada debat, tidak ada perjalanan mepet).

Strategi Memilih Waktu Tes TOEFL Terbaik (Metode 7 Hari yang Realistis)

  1. Identifikasi jam fokus Anda. Catat 3 hari: jam berapa Anda paling cepat paham teks panjang dan paling “nempel” saat dengar audio.
  2. Pilih 2 kandidat jam tes. Misal: 08.00–10.00 (pagi) vs 13.00–15.00 (siang).
  3. Simulasikan di jam yang sama. Gunakan tes prediksi untuk menguji Listening–Structure–Reading pada jam kandidat tersebut.
  4. Nilai bukan cuma total skor. Cek: kapan Anda mulai lelah? bagian mana yang drop? apakah error karena tidak paham atau karena terburu-buru?
  5. Ambil keputusan berdasar konsistensi. Jam terbaik adalah yang membuat performa Anda paling stabil, bukan yang sekali waktu terasa “wow”.

Untuk simulasi, Anda bisa memakai Tes Prediction Online Gratis (VEPT) dari BIC agar Anda punya gambaran stamina dan pola salah di jam tertentu.

Jika Anda Pilih Tes Pagi: Checklist Persiapan yang Benar

  • Geser jam tidur 3–5 hari sebelumnya (jangan mendadak H-1).
  • Bangun lebih awal 90 menit sebelum ujian untuk memberi waktu “otak menyala”.
  • Sarapan porsi sedang (protein + karbo kompleks) agar fokus tidak naik-turun.
  • Warm-up 10 menit: 5 soal Structure mudah + 1 reading pendek + latihan fokus napas 60 detik.
  • Waspadai “false confidence”. Pagi terasa segar, tapi jangan ngebut; tetap jaga pacing Reading.

Jika Anda Pilih Tes Siang: Cara Menghindari Drop Fokus

  • Jangan taruh agenda berat di pagi hari. Energi mental Anda punya “batas harian”.
  • Atur makan siang: porsi sedang, minim gorengan, cukup air; hindari makanan yang bikin ngantuk.
  • Power nap opsional 10–20 menit (kalau Anda terbiasa). Jangan lebih lama agar tidak groggy.
  • Kafein terukur (jika cocok): gunakan jauh sebelum tes; hindari dosis tinggi yang memicu gelisah.
  • Reset fokus sebelum mulai: 2 menit napas stabil + checklist alat/perangkat agar tidak panik teknis.

Tabel Cepat: Pagi vs Siang untuk TOEFL ITP (Cara Menguji dengan Data Anda)

Faktor Pagi Siang Cara Menguji (praktis)
Kewaspadaan awal Bagus jika tidur cukup Bagus jika Anda night owl / sudah “pemanasan” Simulasi 1 set Listening part A di jam kandidat
Risiko distraksi Cenderung lebih rendah Lebih tinggi (agenda & lingkungan) Catat berapa kali perhatian buyar selama 35 menit Listening
Stamina akhir tes Bisa drop kalau sarapan buruk Bisa drop setelah makan siang Bandingkan akurasi Reading menit 40–55
Kecemasan Naik jika bangun mepet Naik jika pagi Anda hectic Skor 1–10: tingkat tegang sebelum mulai (tiap simulasi)
Keputusan menjawab Lebih cepat jika segar Bisa lebih matang, tapi rawan ragu Hitung berapa soal yang Anda ganti jawaban

Tips Khusus Peserta Kampung Inggris Pare: Pilih Jam Tes yang Selaras dengan Rutinitas

Kalau Anda sedang belajar di Kampung Inggris Pare, Kabupaten Kediri, perhatikan ritme harian yang umum: kelas pagi–siang, latihan malam, dan aktivitas camp yang padat. Banyak peserta sebenarnya punya “jam emas” setelah beberapa hari adaptasi—misalnya fokus terbaik muncul di siang karena tubuh sudah terlatih aktif sejak pagi.

Prinsipnya: hindari jadwal tes yang memotong ritme terbaik Anda. Jika malam Anda sering dipakai drilling, jangan memaksa tes terlalu pagi tanpa penyesuaian tidur. Kebalikannya, jika pagi Anda rutin latihan dan malam Anda cepat tidur, sesi pagi sering lebih stabil.

Checklist Teknis H-1 dan H-0 (Wajib, Apa pun Jam Tes Anda)

  • H-1: siapkan ruangan tenang ±2 jam, cek audio/headset, siapkan koneksi cadangan.
  • H-1: rapikan meja, minim distraksi visual, matikan notifikasi.
  • H-0 (30 menit sebelum): login/akses lebih awal, cek volume, lakukan uji dengar singkat.
  • H-0 (10 menit sebelum): warm-up ringan, lalu berhenti belajar agar otak tidak “overload”.

Anda bisa mengikuti panduan kesiapan perangkat dan lingkungan dari BIC di
halaman Jadwal TOEFL ITP.
Untuk rujukan prosedur resmi TOEFL ITP, lihat
TOEFL ITP Test Taker Handbook (ETS).

Bagian yang Sering “Membocorkan Skor” di Jam yang Tidak Cocok

  • Listening Part B/C: butuh fokus panjang; jam tidak optimal membuat Anda kehilangan alur.
  • Structure: jam tidak optimal membuat Anda lambat mengenali pola grammar yang sebenarnya sudah paham.
  • Reading menit akhir: biasanya titik drop; kalau jam tes salah, akurasi turun walau waktunya masih ada.

FAQ – Waktu Tes TOEFL Terbaik

  • Q: Apakah benar tes pagi lebih mudah daripada tes siang?
    A: Tidak otomatis. Tingkat kesulitan tes tidak ditentukan oleh jam, tetapi performa Anda dipengaruhi chronotype, kualitas tidur, pola makan, dan distraksi.
  • Q: Saya night owl, apakah harus selalu pilih tes siang?
    A: Tidak selalu. Anda bisa tetap memilih pagi jika melakukan penyesuaian tidur 3–7 hari dan rutin simulasi di jam pagi. Jika performa tetap drop, pilih jam yang lebih selaras.
  • Q: Berapa lama idealnya menyesuaikan jam tidur sebelum tes pagi?
    A: Umumnya 3–5 hari sudah terasa, tetapi untuk perubahan besar (misalnya biasa tidur lewat tengah malam) lebih aman 7 hari agar ritme stabil.
  • Q: Boleh minum kopi sebelum tes TOEFL?
    A: Boleh jika Anda terbiasa dan tidak memicu gelisah. Fokus pada timing dan dosis kecil–sedang. Jika Anda jarang minum kopi, jangan eksperimen di hari tes.
  • Q: Jadwal yang tersedia hanya jam tertentu; bagaimana tetap maksimal?
    A: “Kunci” performa ada pada rutinitas 7 hari: tidur konsisten, simulasi di jam yang sama, dan checklist teknis. Mulai dari cek sesi di
    Jadwal TOEFL ITP BIC.
  • Q: Apakah tes prediksi bisa membantu menentukan jam terbaik?
    A: Ya, karena Anda bisa mengukur stamina dan pola salah di jam yang berbeda. Gunakan
    VEPT BIC
    minimal 2 kali pada jam kandidat untuk melihat konsistensi.

Pilih Lembaga yang Jelas Legalitasnya

Untuk keamanan administrasi, pastikan penyelenggara tes punya legalitas yang bisa diverifikasi. Secara legal, layanan dioperasikan oleh LKP English Versity (NPSN: K9998665) di bawah English Versity Education Foundation dengan SK Operasional 421.9/2504/418.20/2022 (12-04-2022) dan alamat Jl. Cempaka No. 17, Tulungrejo, Kec. Pare, Kab. Kediri. Anda bisa cek ringkasannya di
halaman Legalitas Resmi BIC.

Ambil Jam Tes yang Menguntungkan Anda, Bukan “Kata Orang”

Waktu tes TOEFL terbaik adalah waktu yang membuat fokus Anda stabil dari awal Listening sampai akhir Reading. Uji dua jam kandidat dengan simulasi, rapikan rutinitas tidur 7 hari, dan amankan kesiapan teknis. Kalau Anda ingin jalur cepat dan terstruktur, Bahasa Inggris Center (BIC) siap bantu dari simulasi sampai strategi per sesi.

Siap tentukan jadwal? Cek sesi yang tersedia dan ambil slot Anda di
Jadwal TOEFL ITP BIC.

Foto Hadi Sucipto, Ph.D. — Assessment & Strategy Coach (TOEFL ITP®)

Ditulis oleh

Assessment & Strategy Coach di Bahasa Inggris Center (BIC). Spesialis analisis tryout TOEFL ITP®: membedah pola kesalahan, manajemen waktu, dan strategi pemilihan jawaban untuk mendorong peningkatan skor yang konsisten.

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

🎓 Ingin Menguasai Materi Ini Lebih Dalam?
Ikuti program kursus intensif kami yang dibimbing langsung oleh instruktur.

Program kursus berhasil dipilih!

Masuk ke daftar pendaftaran
Lihat Program Lain
Lanjut Mendaftar
Konsultasi Program

Ingin tanya detail program ini? Hubungi admin: