Soal author’s attitude meminta Anda membaca lebih dari sekadar isi teks. Anda perlu menangkap bagaimana penulis memandang suatu isu, apakah ia terdengar optimistis, skeptis, kritis, netral, atau justru berhati-hati.
Kuncinya bukan mencari satu kata ajaib, melainkan membaca pola pilihan kata. Adjective dan adverb seperti promising, skeptical, unfortunately, carefully, atau surprisingly sering memberi petunjuk tentang sudut pandang penulis.
Apa yang dimaksud author’s attitude
Author’s attitude adalah sikap atau penilaian penulis terhadap topik, ide, pihak, atau peristiwa yang dibahas. Sikap ini bisa muncul secara eksplisit, tetapi sering juga tersirat melalui diksi, intensitas kata, dan cara penulis menyusun argumen.
Karena itu, pertanyaan seperti What is the author’s attitude toward…? tidak cukup dijawab dengan mengetahui topik. Anda harus membedakan antara apa yang dibahas dan bagaimana penulis membahasnya.
Tiga kelompok sikap yang paling mudah dikenali
| Kategori | Petunjuk kata | Kesan umum |
|---|---|---|
| Positif | optimistic, promising, beneficial, encouraging, valuable | Penulis mendukung, menghargai, atau melihat potensi baik |
| Netral atau seimbang | objective, balanced, reasonable, factual, measured | Penulis cenderung menjelaskan tanpa evaluasi kuat |
| Kritis atau skeptis | skeptical, critical, doubtful, alarming, unreliable, concerning | Penulis meragukan, mempertanyakan, atau menilai negatif |
Jangan hanya menghafal adjective
Kata sifat memang membantu, tetapi sikap penulis juga bisa terlihat dari kata kerja dan adverb. Bandingkan dua kalimat berikut.
- The proposal may improve access to education.
- The proposal will clearly solve the problem.
Kalimat pertama terdengar lebih hati-hati karena memakai may. Kalimat kedua jauh lebih yakin karena memakai will clearly. Perubahan kecil seperti ini bisa mengubah label attitude yang paling tepat.
Cara menemukan sikap penulis langkah demi langkah
- Identifikasi objek sikapnya. Pertanyaan biasanya menanyakan sikap penulis terhadap topik tertentu, bukan keseluruhan passage.
- Cari kalimat evaluatif. Fokus pada bagian yang memberi penilaian, bukan hanya fakta atau definisi.
- Tandai kata bermuatan. Perhatikan adjective, adverb, modal verb, dan verba evaluatif.
- Lihat arah maknanya. Apakah kata-kata itu mendukung, meragukan, mengkritik, atau sekadar menjelaskan?
- Cocokkan dengan konteks paragraf. Jangan mengambil satu kata tanpa melihat kalimat sebelum dan sesudahnya.
Contoh membaca sinyal skeptical, optimistic, dan critical
Contoh 1
Although the policy has been widely praised, its long-term effects remain uncertain.
Frasa remain uncertain menunjukkan sikap yang lebih skeptical atau berhati-hati, meskipun bagian awal menyebut pujian.
Contoh 2
Recent developments suggest that renewable energy could become significantly more affordable.
Kata suggest, could, dan arah makna positif mengarah pada sikap optimistic, tetapi tetap terukur.
Contoh 3
The report fails to address several major weaknesses in the current system.
Kata fails dan major weaknesses memberi sinyal kuat bahwa penulis bersikap critical.
Waspadai jebakan pilihan jawaban yang terlalu ekstrem
Pilihan jawaban sering menawarkan kata seperti enthusiastic, furious, completely opposed, atau certain. Padahal passage mungkin hanya menunjukkan sikap ringan seperti concerned atau cautious.
Jika teks memakai bahasa moderat, jangan memilih label yang terlalu kuat. Prinsipnya, intensitas jawaban harus sejalan dengan intensitas bahasa penulis.
Bedakan attitude, tone, dan purpose
Ketiganya berhubungan, tetapi tidak identik. Attitude adalah sikap penulis terhadap sesuatu. Tone adalah nuansa suara tulisan, misalnya formal, sarcastic, concerned, atau enthusiastic. Purpose adalah tujuan penulis, misalnya menjelaskan, meyakinkan, membandingkan, atau mengkritik.
Dalam satu passage, purpose bisa saja to explain, tone-nya formal, sedangkan attitude terhadap topiknya cautiously optimistic.
Latihan cepat menentukan author’s attitude
Baca kalimat berikut:
While the new technology offers several advantages, its environmental costs should not be overlooked.
Pilihan terbaik bukan enthusiastic dan bukan juga hostile. Sikap penulis lebih tepat disebut cautious atau critical but balanced karena ia mengakui manfaat sekaligus memberi peringatan.
Hubungkan skill ini dengan strategi Reading lain
Kemampuan membaca sikap penulis akan lebih kuat jika dipadukan dengan latihan restatement dan paraphrase Reading TOEFL karena pilihan jawaban attitude sering menggunakan sinonim yang tidak persis sama dengan kata di passage.
Anda juga bisa menggabungkannya dengan strategi eliminasi jawaban Reading TOEFL untuk menyingkirkan opsi yang terlalu ekstrem, terlalu sempit, atau tidak sesuai konteks.
FAQ tentang author’s attitude
- Q: Apakah author’s attitude selalu disebut langsung?
A: Tidak. Sering kali sikap penulis harus disimpulkan dari diksi, modal verb, adjective, adverb, dan pola evaluasi. - Q: Apa beda skeptical dan critical?
A: Skeptical lebih dekat pada sikap meragukan atau belum yakin, sedangkan critical menunjukkan penilaian terhadap kelemahan atau kekurangan. - Q: Apa beda optimistic dan enthusiastic?
A: Optimistic menunjukkan harapan positif, sedangkan enthusiastic biasanya lebih kuat dan ekspresif. - Q: Bagaimana cara menghindari pilihan jawaban ekstrem?
A: Cocokkan intensitas kata pada opsi dengan intensitas bahasa di passage. Jika teks berhati-hati, jangan memilih label yang terlalu keras.
Untuk memahami konteks kemampuan Reading dalam TOEFL ITP, Anda dapat merujuk ke informasi resmi TOEFL ITP dari ETS.
Perkuat Academic Reading di Kelas Academic Comprehension BIC
Jika Anda sering memahami isi teks tetapi masih ragu menentukan sikap, tone, inference, atau tujuan penulis, Kelas Academic Comprehension di Bahasa Inggris Center dirancang untuk melatih pembacaan akademik secara lebih terstruktur. Anda bisa memperkuat kemampuan mengenali ide utama, detail, sinyal evaluatif, paraphrase, dan sudut pandang penulis agar lebih siap menghadapi soal Reading TOEFL maupun teks akademik lainnya.
















Saat ini belum tersedia komentar.