Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Raisa
online
Raisa
● online
Halo, saya Raisa
baru saja
Ada yang bisa kami bantu mengenai program kursus?
baru saja
Kontak Layanan
Area Siswa
Rp
Daftar Pendaftaran

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup

Buku TOEFL Erlangga atau Cliffs, Mana Lebih Baik?

Oleh: Panji Nugraha, M.Pd. — Digital Prep Lead (TOEFL ITP®) , , , , 0 x

Rekomendasi buku belajar TOEFL terbitan Erlangga atau Cliffs paling aman adalah Erlangga untuk pembelajar buku cetak yang menargetkan TOEFL ITP. Buku ini lebih relevan dengan kebutuhan kampus dan instansi di Indonesia. Cliffs lebih cocok sebagai pelengkap bagi pembaca yang nyaman dengan buku full English dan materi lama.

  • Pilih Erlangga jika target Anda TOEFL ITP, syarat administrasi, atau belajar mandiri yang lebih terarah.
  • Pilih Cliffs jika Anda sudah cukup kuat di English-only material dan ingin tambahan drilling dari buku klasik.
  • Jangan asal beli berdasarkan nama penerbit. Cocokkan dulu dengan jenis tes: ITP, prediction, atau iBT.
  • Untuk mayoritas pembelajar Indonesia, Erlangga lebih relevan sebagai buku utama dan Cliffs lebih aman dijadikan buku pendamping.

Buku TOEFL Erlangga atau Cliffs, mana yang lebih baik?

Pertanyaan ini terlihat sederhana, tetapi jawabannya sangat bergantung pada tujuan belajar Anda. Karena itu, keputusan terbaik bukan ditentukan oleh merek yang lebih terkenal, melainkan oleh kecocokan isi buku dengan jenis tes yang Anda hadapi.

Kalau target Anda adalah TOEFL ITP untuk kebutuhan kampus, beasiswa, seleksi kerja, atau syarat administrasi di Indonesia, maka buku Erlangga lebih layak dijadikan pilihan utama. Alasannya jelas: judul yang paling mudah diverifikasi dari kanal resmi Erlangga adalah Official Guide to the TOEFL ITP Test, dan isinya memang fokus pada format TOEFL ITP.

Sebaliknya, buku Cliffs tetap punya nama kuat di dunia test prep, tetapi judul TOEFL yang paling mudah dilacak publik justru banyak berupa edisi lama. Itu membuat Cliffs lebih cocok untuk pembelajar yang sudah terbiasa menyaring materi, bukan untuk pemula yang ingin buku cetak praktis, relevan, dan langsung nyambung ke kebutuhan TOEFL ITP sekarang.

Kenapa Erlangga lebih cocok untuk mayoritas pembelajar Indonesia?

Bagian ini penting karena banyak orang membeli buku TOEFL hanya dari rekomendasi forum, lalu kecewa karena format latihan tidak sesuai dengan tes yang sebenarnya mereka butuhkan.

1. Relevan dengan format TOEFL ITP

Buku TOEFL dari Erlangga yang paling aman direkomendasikan adalah Official Guide to the TOEFL ITP Test. Dari deskripsi resminya, buku ini membahas tujuan, format, isi tes, topik yang sering muncul, contoh laporan skor, serta latihan untuk Listening, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension.

Ini penting karena TOEFL ITP resmi dari ETS memang berfokus pada tiga area tersebut. Jadi, untuk peserta yang belajar dari buku fisik, kesesuaian ini membuat proses latihan terasa lebih lurus dan tidak membingungkan.

2. Lebih aman untuk belajar mandiri

Pembelajar konvensional biasanya butuh alur yang rapi: pahami format, lihat contoh soal, kerjakan latihan, lalu evaluasi hasil. Buku Erlangga lebih kuat di titik ini karena struktur belajarnya terasa langsung menuju kebutuhan tes, bukan sekadar kumpulan latihan tanpa arah.

Selain itu, buku ini juga cocok untuk pembaca yang ingin menandai halaman, memberi catatan di margin, dan mengulang section tertentu tanpa harus berpindah-pindah sumber. Untuk banyak pembelajar Indonesia, ritme seperti ini lebih realistis daripada belajar dari materi campuran yang terlalu luas.

3. Lebih nyambung dengan kebutuhan administrasi lokal

Di Indonesia, masih banyak kebutuhan administrasi yang meminta format TOEFL ITP atau format yang mirip ITP. Karena itu, memahami perbedaan tes sejak awal sangat penting. Anda bisa membaca panduan beda TOEFL ITP, Prediction, dan iBT supaya tidak salah membeli buku hanya karena melihat kata “TOEFL”.

Kapan buku Cliffs masih layak dipilih?

Cliffs bukan berarti jelek. Masalahnya, untuk konteks sekarang, Anda harus lebih selektif.

Judul Cliffs TOEFL yang paling mudah dilacak publik antara lain Cliff’s TOEFL Preparation Guide dan CliffsTestPrep TOEFL CBT. Keduanya terkenal karena strategi ujian, review grammar, dan beberapa full-length practice tests. Namun justru di sini letak persoalannya: banyak edisi Cliffs TOEFL mengacu pada format lama seperti PBT, TWE, atau CBT, bukan otomatis format yang paling relevan untuk kebutuhan TOEFL ITP peserta Indonesia saat ini.

Karena itu, Cliffs lebih masuk akal jika Anda:

  • sudah punya dasar grammar yang cukup baik,
  • nyaman membaca buku full English tanpa bantuan penjelasan tambahan,
  • butuh variasi latihan ekstra, bukan buku utama,
  • dan paham bahwa Anda sedang memakai materi klasik yang perlu disaring.

Kalau Anda masih di tahap awal, membeli Cliffs sebagai satu-satunya buku justru bisa membuat belajar terasa berat. Apalagi jika Anda berharap isi buku akan sepenuhnya sesuai dengan target TOEFL ITP modern.

Perbandingan Erlangga vs Cliffs untuk pembelajar buku cetak

Agar keputusan Anda lebih cepat, lihat ringkasan perbandingan berikut.

Aspek Erlangga Cliffs
Kecocokan untuk TOEFL ITP Sangat cocok sebagai pegangan utama Tidak selalu cocok, tergantung edisi
Kenyamanan untuk pemula Lebih aman dan terarah Lebih cocok untuk pembaca yang sudah kuat
Nilai sebagai buku fisik Bagus untuk belajar step-by-step Bagus untuk drilling tambahan
Risiko salah beli Relatif rendah bila target Anda ITP Lebih tinggi karena banyak judul lama
Rekomendasi akhir Utama Pendamping

Cara memilih buku TOEFL cetak yang benar sebelum membeli

Jangan beli buku TOEFL hanya karena review-nya ramai. Gunakan urutan keputusan yang lebih aman agar uang Anda tidak terbuang.

Mulai dari jenis tes, bukan dari nama buku

Kalau tujuan Anda adalah syarat kampus, instansi, atau seleksi lokal, cek dulu apakah yang diminta TOEFL ITP, TOEFL Prediction, atau TOEFL iBT. Kesalahan paling mahal biasanya bukan belajar kurang lama, melainkan membeli sumber yang salah sejak awal.

Pilih buku utama, lalu baru buku pelengkap

Untuk pembelajar cetak, satu buku utama jauh lebih efektif daripada tiga buku yang dibaca setengah-setengah. Dalam konteks ini, Erlangga lebih cocok menjadi buku utama. Setelah itu, baru tambahkan Cliffs jika Anda merasa perlu variasi soal atau pembahasan tambahan.

Sesuaikan dengan target belajar Anda

Jika Anda mengejar kesiapan tes resmi, buku saja kadang belum cukup. Setelah fondasi dari buku mulai rapi, Anda bisa lanjut ke tes TOEFL ITP resmi atau memperkuat skor lewat kelas intensif TOEFL ITP bila target Anda lebih tinggi.

Kesalahan yang sering terjadi saat membeli buku TOEFL fisik

Kesalahan ini sangat umum, terutama pada pembelajar yang suka mengoleksi buku tetapi belum menentukan jalur tes.

  • Menyamakan semua TOEFL. Padahal ITP, prediction, dan iBT punya fungsi yang berbeda.
  • Membeli buku klasik tanpa cek edisi. Buku bagus tetap bisa kurang relevan jika formatnya tidak cocok dengan kebutuhan Anda.
  • Terlalu fokus pada jumlah latihan. Banyak soal tidak selalu lebih baik jika struktur belajarnya tidak jelas.
  • Tidak mempertimbangkan audio. Beberapa buku lama memakai media seperti CD atau kaset, yang belum tentu praktis di perangkat sekarang.
  • Menjadikan buku sebagai satu-satunya strategi. Untuk target skor tertentu, Anda tetap perlu evaluasi dan simulasi yang lebih terukur.

FAQ – Buku TOEFL Erlangga atau Cliffs

  • Q: Kalau saya pemula, lebih baik beli Erlangga atau Cliffs?
    A: Untuk pemula, Erlangga lebih aman karena lebih relevan untuk TOEFL ITP dan lebih mudah dijadikan buku utama belajar mandiri.
  • Q: Apakah Cliffs jelek untuk belajar TOEFL?
    A: Tidak. Cliffs tetap berguna, tetapi lebih cocok sebagai bahan tambahan, terutama jika Anda sudah nyaman membaca materi full English dan paham bahwa beberapa judulnya adalah edisi lama.
  • Q: Kalau target saya TOEFL ITP, apakah Cliffs masih perlu?
    A: Perlu hanya jika Anda ingin variasi latihan. Namun untuk pegangan utama, Erlangga lebih aman dipilih.
  • Q: Apakah buku cetak masih efektif untuk belajar TOEFL?
    A: Masih efektif, terutama untuk pembelajar yang suka menandai materi, mengulang section tertentu, dan belajar tanpa distraksi layar.
  • Q: Kapan saya sebaiknya pindah dari buku ke simulasi atau tes resmi?
    A: Saat Anda sudah paham pola soal dasar tetapi skor latihan masih stagnan. Di tahap itu, simulasi terarah atau tes resmi akan memberi gambaran level Anda yang lebih nyata.
  • Q: Kalau saya bingung memilih ITP atau prediction dulu, harus mulai dari mana?
    A: Mulailah dari kebutuhan dokumen. Jika instansi meminta TOEFL ITP, jangan menunda dengan membeli buku yang salah jalur. Jika Anda masih memetakan kemampuan, prediction bisa dipakai untuk latihan awal.

Pilih buku yang tepat, lalu baru kejar skor

Kalau Anda belajar dengan gaya konvensional dan lebih nyaman memakai buku fisik, Erlangga adalah pilihan yang lebih aman untuk mayoritas target TOEFL ITP. Setelah fondasi dari buku mulai kuat, Anda bisa melanjutkan ke jalur yang lebih terukur bersama Bahasa Inggris Center (BIC) di Kampung Inggris Pare, Kediri, baik melalui tes resmi maupun program persiapan yang membantu Anda belajar lebih rapi, bukan sekadar lebih lama.

Foto Panji Nugraha, M.Pd. — Digital Prep Lead (TOEFL ITP®)

Ditulis oleh

Digital Prep Lead di Bahasa Inggris Center (BIC). Mengintegrasikan latihan berbasis AI, bank soal bertahap, dan analitik hasil tryout TOEFL ITP® agar siswa tahu kelemahan utama dan progres skor dari waktu ke waktu.

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

🎓 Ingin Menguasai Materi Ini Lebih Dalam?
Ikuti program kursus intensif kami yang dibimbing langsung oleh instruktur.

Program kursus berhasil dipilih!

Masuk ke daftar pendaftaran
Lihat Program Lain
Lanjut Mendaftar