Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Miss, Aulia Pranata
online
Miss, Aulia Pranata
● online
Halo, saya Miss, Aulia Pranata
baru saja
Ada yang bisa kami bantu mengenai program kursus?
baru saja
Kontak Layanan
Area Siswa
Rp
Daftar Pendaftaran

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu tutup

Daftar Idiom TOEFL ITP untuk Tes ETS

Oleh: Diana Puspita, M.Ed. — Scholarship & Career Advisor (TOEFL ITP®) , 9 x

Idiom TOEFL ITP adalah ungkapan bermakna nonliteral yang sering menjebak di listening. Menguasainya membantu Anda menangkap maksud pembicara lebih cepat. Bahasa Inggris Center (BIC) menyiapkan pola belajar praktis agar idiom tidak lagi terasa random.

  • Fokus utama: pahami makna konteks, bukan terjemahan kata per kata.
  • Bagian paling rawan: Listening short dialogue.
  • Target belajar: idiom penolakan halus, saran, keluhan, bantuan, waktu, dan biaya.
  • Prinsip aman: hafal seperlunya, latih konteksnya lebih banyak.

Kenapa idiom terasa selalu muncul di TOEFL ITP?

Banyak peserta merasa idiom “selalu keluar” karena bagian listening memang memakai spoken English. Jadi, yang diuji bukan hanya kosakata akademik, tetapi juga ungkapan sehari-hari yang dipakai penutur asli untuk menolak, menyarankan, mengeluh, atau menyimpulkan sesuatu.

Masalahnya, idiom sering terdengar sederhana. Namun, maknanya justru tidak bisa ditebak dari arti per kata. Di sinilah banyak peserta kehilangan poin padahal isi dialog sebenarnya pendek.

Catatan paling penting sebelum Anda menghafal daftar idiom

Anda perlu tahu satu hal penting dulu. Tidak ada satu daftar idiom resmi tunggal yang bisa dijamin keluar persis sama di setiap tes.

Karena itu, strategi yang paling masuk akal adalah mempelajari daftar prioritas idiom TOEFL ITP. Artinya, Anda fokus pada idiom yang paling sering diajarkan dalam persiapan listening, terutama yang berhubungan dengan keputusan, penolakan halus, bantuan, biaya, waktu, dan kondisi.

Yang diuji adalah makna dialog

Di listening, idiom hampir selalu muncul bersama konteks. Jadi, jawaban benar biasanya bukan orang yang paling hafal daftar panjang, melainkan orang yang paling cepat menangkap fungsi kalimat itu.

Misalnya, “Maybe some other time” bukan sekadar soal waktu. Dalam dialog, frasa itu sering berarti penolakan halus. Jadi, Anda harus menangkap niat pembicara, bukan bentuk katanya.

Daftar lengkap idiom TOEFL ITP yang paling layak diprioritaskan

Daftar berikut tidak saya posisikan sebagai “daftar resmi ETS”. Namun, ini adalah kumpulan idiom prioritas yang sangat berguna untuk peserta TOEFL ITP, terutama di listening.

Gunakan tabel ini sebagai bank idiom inti. Setelah itu, latih terus lewat dialog pendek dan soal model ETS.

Idiom / Frasa Makna Cepat Makna yang Sering Muncul di Soal
for the best yang paling baik situasi buruk tapi hasil akhirnya dianggap lebih baik
all I can say is … yang bisa saya bilang cuma… penegasan, pasrah, atau komentar kuat
feel up to it merasa sanggup punya tenaga, mood, atau kondisi untuk melakukan sesuatu
maybe some other time lain kali saja penolakan halus
call it a day sudahi dulu berhenti bekerja atau selesai untuk hari itu
in no time sebentar sekali sesuatu akan cepat selesai
on the tip of my tongue sudah hampir ingat pembicara hampir bisa menyebutkan sesuatu
under the weather kurang enak badan sedang tidak fit atau sakit ringan
a piece of cake sangat mudah tugas dianggap gampang
cost an arm and a leg sangat mahal harga terlalu tinggi
give me a hand bantu saya permintaan bantuan
once in a blue moon jarang sekali kejadian sangat tidak sering
run out of kehabisan stok atau waktu habis
put off menunda rencana dipindahkan ke waktu lain
look into menyelidiki akan memeriksa masalah lebih lanjut
work out berhasil / ketemu solusi masalah selesai atau rencana berjalan baik
come up with menemukan ide mendapatkan solusi atau usulan
back out membatalkan keikutsertaan seseorang mundur dari rencana
drop by mampir kunjungan singkat tanpa acara besar
be tied up sedang sangat sibuk tidak bisa ikut karena ada urusan lain

Kelompok idiom TOEFL ITP yang paling sering bikin salah tafsir

Semua idiom tidak punya bobot yang sama. Beberapa kelompok jauh lebih sering membuat peserta salah jawab karena bentuk katanya menipu.

Kalau waktu belajar Anda terbatas, prioritaskan lima kelompok berikut.

1. Idiom penolakan halus

Kelompok ini sangat sering terasa “aman”, padahal maknanya justru negatif. Contohnya maybe some other time, I wish I could, dan I’d rather not.

Kalau Anda hanya mendengar kata-katanya, Anda mungkin kira pembicara masih membuka peluang. Padahal, dalam soal, itu sering berarti menolak.

2. Idiom kondisi fisik atau mental

Contoh paling penting adalah under the weather, feel up to it, dan worn out. Soal model ini biasanya menguji apakah pembicara cukup sehat, cukup siap, atau terlalu lelah.

Kesalahannya muncul saat peserta menerjemahkan literal. Akibatnya, inti maksud pembicara justru hilang.

3. Idiom waktu dan penyelesaian

Perhatikan frasa seperti in no time, call it a day, sooner or later, dan at the last minute. Kelompok ini sering muncul dalam konteks deadline, jadwal, atau tugas kampus.

Kalau Anda paham pola waktunya, Anda biasanya juga lebih cepat membaca pilihan jawaban.

4. Idiom biaya dan kesulitan

Cost an arm and a leg, a piece of cake, dan no big deal termasuk frasa yang sangat berguna. Tiga ini sering dipakai untuk menguji apakah sesuatu mahal, mudah, atau tidak terlalu penting.

Selain itu, frasa seperti ini sering muncul dalam dialog pendek. Jadi, Anda perlu refleks, bukan mikir terlalu lama.

5. Phrasal verbs yang berfungsi seperti idiom

Di TOEFL ITP, banyak jebakan sebenarnya datang dari phrasal verb. Contohnya put off, run out of, look into, work out, dan come up with.

Secara teknis ini tidak selalu idiom penuh. Namun, dalam praktik listening, kelompok ini sama pentingnya karena maknanya tidak selalu bisa ditebak mentah dari kata dasarnya.

Cara cepat mengenali idiom saat listening berjalan

Menghafal daftar saja tidak cukup. Anda juga perlu sistem cepat untuk membaca fungsi idiom dalam beberapa detik.

Karena di ruang tes Anda tidak punya waktu untuk menerjemahkan semuanya satu per satu.

Dengar nada, bukan cuma kata

Kalimat seperti “Maybe some other time” dan “I don’t feel up to it” akan lebih mudah dipahami jika Anda menangkap nadanya. Biasanya ada sinyal penolakan, kelelahan, atau ketidaksiapan.

Jadi, latih telinga Anda menangkap sikap pembicara. Ini sering lebih penting daripada arti literalnya.

Perhatikan kata sebelum dan sesudah idiom

Idiom jarang berdiri sendirian. Biasanya ada petunjuk di sekitarnya, seperti ajakan, keluhan, tugas, harga, atau waktu.

Kalau konteksnya undangan dan jawabannya “maybe some other time,” Anda harus langsung membaca itu sebagai penolakan, bukan penjadwalan netral.

Jangan lawan literalnya terlalu lama

Kesalahan besar peserta adalah berusaha menerjemahkan kata demi kata. Akibatnya, audio sudah lewat, tetapi makna belum tertangkap.

Lebih aman bila Anda membangun refleks makna cepat. Karena itu, satu idiom harus dipelajari bersama fungsi dan situasinya.

Kesalahan paling umum saat belajar idiom TOEFL ITP

Banyak peserta sebenarnya rajin belajar. Namun, caranya kurang efisien.

Supaya waktu Anda tidak habis sia-sia, hindari kesalahan berikut.

  • Menghafal terlalu banyak sekaligus sampai semua campur aduk.
  • Belajar arti kamus tanpa contoh dialog.
  • Tidak membedakan idiom dan phrasal verb yang sering keluar di listening.
  • Terlalu fokus ke reading padahal idiom paling sering terasa menjebak di listening.
  • Tidak mengulang dengan audio, sehingga idiom hanya dikenal di mata, bukan di telinga.

Rencana belajar 7 hari untuk idiom TOEFL ITP

Kalau Anda ingin hasil yang terasa cepat, jangan pakai metode hafalan liar. Gunakan pola pendek, tetapi konsisten.

Rencana ini cocok untuk peserta yang ingin mulai dari nol tanpa kewalahan.

  1. Hari 1: hafalkan 10 idiom penolakan dan kondisi.
  2. Hari 2: hafalkan 10 idiom waktu, biaya, dan kemudahan.
  3. Hari 3: fokus pada 10 phrasal verbs prioritas.
  4. Hari 4: dengarkan contoh dialog dan tebak maksud pembicara.
  5. Hari 5: campur semua idiom dalam latihan acak.
  6. Hari 6: ulang yang masih sering tertukar.
  7. Hari 7: simulasi listening singkat dan catat idiom yang masih lolos.

Kalau Anda ingin belajar lebih terarah, cek profil tutor spesialis TOEFL ITP di BIC untuk memilih pendamping yang fokus di listening. Anda juga bisa melihat biaya dan jadwal Kursus TOEFL Preparation Online mulai Rp250.000 per skill jika ingin drilling lebih rapi.

Di mana sebaiknya Anda latihan setelah hafal daftar idiom?

Setelah menguasai daftar dasar, Anda perlu naik level ke latihan berbasis audio dan format soal. Di tahap ini, tujuan Anda bukan menambah daftar lagi, tetapi mempercepat pengenalan makna saat audio berjalan.

Untuk rujukan resmi, biasakan membuka halaman persiapan TOEFL ITP dari ETS, melihat practice test TOEFL ITP Level 1 ETS, dan membaca score descriptors resmi ETS. Dari sana, Anda akan melihat mengapa idiom memang relevan, tetapi tetap harus dipahami dalam konteks.

FAQ – Idiom TOEFL ITP

  • Q: Apakah ETS punya daftar idiom TOEFL ITP resmi yang tetap?
    A: Secara praktis, yang paling aman adalah menganggap tidak ada satu daftar resmi tunggal yang dipublikasikan sebagai master list tetap. Yang ada adalah petunjuk bahwa listening memang memakai idiomatic expressions dan sample questions resmi.
  • Q: Idiom TOEFL ITP paling sering muncul di bagian mana?
    A: Paling terasa menjebak di Listening, terutama short dialogue, karena makna idiom harus ditangkap sangat cepat.
  • Q: Apakah saya harus menghafal ratusan idiom?
    A: Tidak. Lebih efektif menguasai daftar prioritas yang sering dipakai dalam penolakan, kondisi, bantuan, waktu, biaya, dan penyelesaian.
  • Q: Apa beda idiom dan phrasal verb di TOEFL ITP?
    A: Dalam praktik listening, keduanya sama-sama penting. Phrasal verb seperti put off atau run out of sering berfungsi seperti jebakan idiomatis.
  • Q: Bagaimana cara tercepat meningkatkan penguasaan idiom?
    A: Pelajari idiom per kelompok fungsi, lalu latih lewat dialog audio pendek. Jangan berhenti di arti kamus saja.

Ubah Idiom dari Jebakan Jadi Poin Tambahan

Kalau Anda sering kalah di listening karena idiom terasa asing, saatnya pindah dari hafalan acak ke latihan yang lebih sistematis. Bahasa Inggris Center (BIC) di Kampung Inggris Pare menyediakan Kursus Prep Zoom mulai Rp250.000 per skill, plus opsi pendalaman lebih intens di Kursus Intensif TOEFL ITP Online. Dengan latihan yang tepat, idiom tidak lagi terasa seperti jebakan random, tetapi bagian yang bisa Anda antisipasi.

Topik Terkait: , , , ,
Foto Diana Puspita, M.Ed. — Scholarship & Career Advisor (TOEFL ITP®)

Ditulis oleh

Konsultan pendidikan di Bahasa Inggris Center (BIC) — English Versity Education Foundation. Membantu perencanaan target skor TOEFL ITP® untuk beasiswa, seleksi kampus, dan kebutuhan karir, termasuk strategi timeline belajar dan evaluasi hasil simulasi.

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

🎓 Ingin Menguasai Materi Ini Lebih Dalam?
Ikuti program kursus intensif kami yang dibimbing langsung oleh instruktur.

Program kursus berhasil dipilih!

Masuk ke daftar pendaftaran
Lihat Program Lain
Lanjut Mendaftar