Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menerapkan ketentuan kemampuan bahasa Inggris baru mulai periode kelulusan atau yudisium September 2026. Untuk mahasiswa S1 dan Magister reguler, UAJY menerima beberapa bukti kemampuan bahasa, termasuk EPT UAJY/EPIT NUADU minimal 400 dan TOEFL ITP ETS minimal 400.
Perubahan paling penting bagi mahasiswa yang sedang menyiapkan dokumen adalah ini: sertifikat TOEFL-like tidak lagi diterima sebagai persyaratan kelulusan berdasarkan ketentuan baru. Artinya, memilih tes yang formatnya mirip TOEFL saja tidak cukup; jenis sertifikat dan penyelenggaranya harus sesuai daftar yang diakui UAJY.
Sertifikat bahasa yang diterima untuk yudisium UAJY
Informasi resmi Fakultas Teknik UAJY mencantumkan beberapa opsi bukti kemampuan bahasa Inggris untuk mahasiswa S1 dan Magister reguler.
| Jenis sertifikat | Skor minimal | Catatan |
|---|---|---|
| EPT UAJY / EPIT NUADU | 400 | Diterima untuk persyaratan kelulusan sesuai ketentuan baru. |
| TOEFL ITP ETS | 400 | Sertifikat resmi ETS. |
| EnglishScore | 150 | Alternatif bukti kemampuan bahasa yang dicantumkan UAJY. |
| TOEFL iBT | 31 | Skor minimum sesuai daftar resmi. |
| IELTS | 4.0 | Diterima sebagai alternatif. |
| TOEIC | 225 | Diterima sebagai alternatif. |
Untuk detail terbaru, cek halaman informasi resmi Fakultas Teknik UAJY.
TOEFL ITP dan EPT sama-sama bisa dipakai, tetapi bukan produk yang sama
Dari sudut pandang persyaratan yudisium UAJY, mahasiswa punya setidaknya dua pilihan populer dengan ambang yang sama, yaitu EPT UAJY/EPIT NUADU 400 atau TOEFL ITP ETS 400. Meski sama-sama dapat dipakai untuk memenuhi syarat, keduanya bukan jenis tes yang identik.
TOEFL ITP merupakan assessment dari ETS, sedangkan EPT merupakan tes kemampuan bahasa Inggris yang diselenggarakan dalam konteks institusi atau mitra tertentu. Karena itu, mahasiswa perlu memilih berdasarkan kebutuhan dokumen, jadwal tes, biaya, dan lembaga yang mengeluarkan sertifikat—bukan hanya berdasarkan kemiripan soal.
Jika Anda masih membandingkan keduanya, baca panduan perbedaan EPT dan TOEFL ITP agar tidak salah memilih jenis tes.
TOEFL-like tidak lagi diterima mulai periode September 2026
Ini bagian yang paling berpotensi membuat mahasiswa salah langkah. Sertifikat dengan label TOEFL-like atau tes prediction dari lembaga lain tidak otomatis memenuhi syarat yudisium UAJY.
Mulai ketentuan baru untuk periode September 2026, UAJY secara eksplisit menyatakan bahwa sertifikat TOEFL-like tidak diterima. Jadi, bila Anda sudah memiliki sertifikat semacam itu, jangan menganggap dokumen tersebut masih dapat digunakan hanya karena skornya sudah 400 atau lebih.
Masa berlaku sertifikat juga harus dicek
Untuk EPT UAJY/EPIT NUADU dan TOEFL ITP ETS yang dicantumkan dalam informasi resmi, masa berlaku dokumen adalah dua tahun. Mahasiswa yang pernah tes sebelumnya perlu memeriksa tanggal penerbitan sertifikat sebelum mengandalkannya untuk yudisium.
Contohnya, skor TOEFL ITP 430 tetap berisiko tidak dapat dipakai bila sertifikatnya sudah melewati masa berlaku yang ditetapkan. Karena itu, jangan hanya mengecek skor; cek juga tanggal sertifikat.
Bagaimana memilih tes yang paling masuk akal?
Jika tujuan Anda murni memenuhi yudisium UAJY, mulailah dari daftar sertifikat yang diterima, bukan dari tes yang paling mudah ditemukan. Setelah itu, bandingkan jadwal, waktu keluarnya hasil, dan apakah sertifikat masih sempat digunakan pada periode yudisium yang Anda incar.
- Pilih EPT UAJY/EPIT NUADU jika jalur itu paling sesuai dengan kebutuhan administrasi dan jadwal Anda.
- Pilih TOEFL ITP ETS bila Anda membutuhkan sertifikat ETS yang juga bisa berguna untuk kebutuhan akademik lain.
- Jangan memakai TOEFL-like sebagai pengganti jika halaman resmi sudah menyatakan jenis tersebut tidak diterima.
- Periksa masa berlaku dua tahun sebelum mengunggah sertifikat.
- Pastikan nama, nomor peserta, dan skor pada dokumen sesuai data akademik Anda.
Belum ada satu deadline yudisium September yang dicantumkan di halaman ini
Halaman sumber yang membahas ketentuan kemampuan bahasa tersebut belum mencantumkan satu tanggal penutupan yudisium September 2026. Karena itu, mahasiswa sebaiknya tidak membuat asumsi deadline berdasarkan periode tahun sebelumnya atau informasi dari fakultas lain.
Gunakan jadwal yudisium dari program studi atau unit akademik masing-masing sebagai acuan untuk menentukan kapan tes harus selesai dan kapan sertifikat perlu tersedia.
FAQ tentang TOEFL ITP dan EPT untuk yudisium UAJY
- Q: Berapa skor minimal TOEFL ITP untuk yudisium UAJY?
A: Informasi resmi yang berlaku mulai periode September 2026 mencantumkan TOEFL ITP ETS minimal 400 untuk mahasiswa S1 dan Magister reguler. - Q: Apakah EPT diterima?
A: Ya. EPT UAJY/EPIT NUADU minimal 400 termasuk bukti kemampuan bahasa yang diterima. - Q: Apakah TOEFL-like masih bisa dipakai?
A: Tidak untuk ketentuan baru yang dijelaskan pada halaman resmi tersebut. Sertifikat TOEFL-like dinyatakan tidak lagi diterima sebagai persyaratan kelulusan. - Q: Berapa lama masa berlaku sertifikat?
A: EPT UAJY/EPIT NUADU dan TOEFL ITP ETS yang dicantumkan pada informasi tersebut berlaku dua tahun. - Q: Apakah ada opsi selain EPT dan TOEFL ITP?
A: Ada. UAJY juga mencantumkan EnglishScore 150, TOEFL iBT 31, IELTS 4.0, dan TOEIC 225.
Pastikan memilih tes yang benar sebelum mengejar skor
Jika Anda sedang menyiapkan persyaratan kelulusan, jangan hanya fokus mencapai angka 400. Pastikan jenis tes dan sertifikatnya memang masuk daftar UAJY. Untuk memahami format TOEFL dan memetakan kemampuan sebelum mengambil tes resmi, Anda dapat memanfaatkan materi persiapan di Bahasa Inggris Center (BIC) sambil tetap mengikuti ketentuan terbaru dari UAJY.















Saat ini belum tersedia komentar.