Subject verb agreement TOEFL adalah aturan menyesuaikan kata kerja dengan subjek agar kalimat tetap benar. Pola ini sangat penting di Structure dan Written Expression. Bahasa Inggris Center (BIC) membantu Anda menguasainya lewat formula cepat yang lebih mudah dipakai saat ujian.
- Rumus inti: cari subjek asli dulu, baru cocokkan verbanya.
- Jebakan paling sering: frasa penyela, either/or, one of, the number, dan subjek semu.
- Target belajar: jangan hafal aturan acak, tetapi kuasai pola keputusan.
- Prinsip cepat: abaikan gangguan di tengah, kunci subjek, lalu pilih verba yang sesuai.
Kenapa subject verb agreement sering terasa sepele, tetapi justru menjatuhkan skor TOEFL?
Di TOEFL ITP, banyak peserta merasa sudah paham grammar dasar. Namun, saat masuk ke soal Structure, mereka tetap salah pada bagian yang sebenarnya tampak mudah. Salah satu penyebab utamanya adalah subject-verb agreement.
Kesalahan ini sering muncul bukan karena Anda tidak tahu singular dan plural. Masalahnya, soal TOEFL jarang memberi kalimat yang lurus dan sederhana. Sebaliknya, soal sengaja menaruh gangguan di tengah agar Anda salah membaca subjek.
Formula ajaib subject verb agreement TOEFL yang paling praktis
Daripada menghafal belasan aturan tanpa arah, lebih aman memakai satu formula keputusan. Formula ini membuat Anda bisa memeriksa agreement lebih cepat saat waktu ujian sempit.
Formula 1: Temukan subjek asli, bukan kata terdekat
Ini formula paling penting. Dalam banyak soal TOEFL, kata yang berada tepat di depan verba sering bukan subjek asli. Karena itu, jangan buru-buru mencocokkan verba dengan kata terdekat.
Lihat contoh ini:
The quality of the products is improving.
Banyak peserta salah memilih are karena melihat kata products. Padahal, subjek aslinya adalah quality, dan itu singular.
Formula 2: Coret frasa penyela, lalu baca tulangnya
Kalau Anda menemukan frasa seperti of, with, along with, in addition to, atau keterangan panjang di tengah, anggap itu sebagai gangguan sementara. Fokuskan mata pada tulang kalimatnya saja.
Contoh:
The teacher, along with her students, was invited.
Tulang kalimatnya hanya The teacher was invited. Jadi, keputusan menjadi jauh lebih mudah.
Formula 3: Kalau pakai and, biasanya plural
Aturan ini termasuk yang paling stabil. Dua subjek yang dihubungkan dengan and biasanya membutuhkan verba plural.
Contoh:
Tom and Jerry are famous cartoon characters.
Namun, tetap hati-hati bila dua kata itu membentuk satu unit ide, satu judul, atau satu nama benda tertentu. Dalam konteks tertentu, bentuk singular masih bisa muncul.
Formula 4: Kalau pakai or atau nor, ikuti subjek terdekat
Ini aturan yang sangat sering keluar di latihan TOEFL. Saat dua subjek dihubungkan dengan or atau nor, verba biasanya mengikuti subjek yang paling dekat dengannya.
Contoh:
Either the students or the teacher is responsible.
Either the teacher or the students are responsible.
Urutan subjek mengubah keputusan verba. Karena itu, Anda harus membaca sampai ujung, bukan menebak di tengah.
Pola subject verb agreement TOEFL yang paling sering menjebak
Setelah menguasai formula dasar, Anda perlu tahu area yang paling berbahaya. Soal TOEFL jarang menguji agreement dalam bentuk lurus. Yang diuji justru pola-pola yang membuat peserta lengah.
| Pola Rawan Salah | Contoh | Keputusan Benar | Alasan |
|---|---|---|---|
| Subject + of phrase | The list of names … | is | Subjek asli = list |
| along with / as well as | The manager, as well as the staff, … | is | Subjek tetap tunggal |
| either…or / neither…nor | Either the coach or the players … | are | Ikuti subjek terdekat |
| one of + plural noun | One of the students … | is | Subjek = one |
| the number of | The number of applicants … | is | Subjek = number |
| a number of | A number of applicants … | are | Maknanya banyak orang |
| each / every / everyone | Every student … | has | Semuanya singular |
| judul / mata pelajaran / waktu | Mathematics … | is | Bentuk singular meski berakhiran -s |
Aturan emas yang wajib Anda hafal untuk Structure TOEFL
Bagian ini adalah inti praktisnya. Kalau waktu belajar Anda terbatas, prioritaskan delapan aturan berikut. Delapan pola ini paling sering dipakai sebagai fondasi decision-making saat membaca soal.
1. Singular subject = singular verb
Ini aturan dasar yang tidak boleh goyah. Subjek singular seperti he, she, it, the book, atau every student harus dipasangkan dengan verba singular.
Contoh: Each participant has a number.
2. Plural subject = plural verb
Subjek plural seperti they, students, many people, atau dua subjek yang dihubungkan and biasanya mengambil verba plural.
Contoh: The books on the table belong to me.
3. Frasa setelah of sering bukan subjek utama
Peserta TOEFL sangat sering terpancing oleh kata plural setelah of. Padahal, yang menentukan agreement biasanya kata sebelum of.
Contoh: The price of these shoes is too high.
4. Each, every, everyone, everybody, someone tetap singular
Meski secara makna terasa banyak, bentuk-bentuk ini diperlakukan sebagai singular. Karena itu, verbanya juga singular.
Contoh: Everyone needs time to learn.
5. One of selalu lihat kata one
Ini jebakan klasik. Begitu melihat kata benda plural setelahnya, banyak peserta refleks memilih verba plural.
Padahal, subjeknya tetap one.
Contoh: One of the answers is correct.
6. Bedakan the number of dan a number of
Dua pola ini sering ditaruh berdampingan dalam latihan TOEFL karena sangat efektif menjebak. The number of diperlakukan singular, sedangkan a number of diperlakukan plural.
Contoh:
The number of applicants is increasing.
A number of applicants are waiting.
7. Subjek yang dihubungkan as well as, along with, together with tidak otomatis plural
Berbeda dari and, frasa-frasa ini biasanya tidak mengubah subjek utama menjadi plural. Jadi, keputusan verba tetap kembali ke subjek inti.
Contoh: The professor, together with his assistants, was present.
8. Relative clause jangan mengacaukan agreement utama
Kalimat TOEFL sering menaruh who, which, atau that untuk memperpanjang struktur. Di sini, Anda harus tetap bisa membedakan mana verba utama dan mana verba di anak kalimat.
Contoh: The student who studies every night is improving.
Cara super cepat mengecek subject verb agreement dalam 5 detik
Di ruang ujian, Anda tidak punya waktu untuk menganalisis terlalu lama. Karena itu, Anda butuh prosedur yang ringkas dan bisa diulang terus.
- Temukan verba dulu. Lihat kata kerja utama yang terasa janggal.
- Tanya: subjek aslinya siapa? Jangan langsung percaya kata terdekat.
- Buang gangguan. Coret frasa tambahan di tengah.
- Tentukan singular atau plural.
- Cocokkan bentuk verba. Baru putuskan jawabannya.
Prosedur ini terasa sederhana, tetapi sangat efektif. Semakin sering Anda pakai, semakin cepat refleks grammar Anda terbentuk.
Kesalahan paling umum saat mengerjakan subject verb agreement TOEFL
Banyak peserta tidak salah konsep total. Mereka hanya membuat keputusan terlalu cepat. Itulah sebabnya, latihan agreement harus fokus pada ketelitian, bukan hanya hafalan rumus.
- Melihat kata terdekat, bukan subjek utama.
- Menganggap semua kata plural berakhiran -s pasti subjek utama.
- Lupa bahwa each dan every singular.
- Tertukar antara the number of dan a number of.
- Tergesa-gesa pada pola either/or dan neither/nor.
Kalau Anda ingin memperkuat fondasi grammar sebelum latihan soal, baca juga fokus layanan BIC untuk Structure dan Grammar TOEFL ITP dan lihat profil tutor spesialis TOEFL ITP agar Anda bisa memilih pendamping belajar yang tepat.
Rencana belajar 3 langkah agar agreement Anda cepat rapi
Anda tidak perlu langsung menelan semua grammar sekaligus. Untuk hasil yang lebih cepat, fokuskan dulu pada tiga tahap berikut.
Langkah 1: Kuasai pola inti
Mulai dari delapan aturan emas di atas. Jangan lompat ke pola langka sebelum fondasi Anda stabil.
Langkah 2: Latih dengan kalimat panjang
TOEFL tidak hanya memberi kalimat pendek. Karena itu, Anda harus membiasakan diri membaca subjek yang tertutup frasa atau anak kalimat.
Langkah 3: Campur dengan error spotting
Setelah bisa memilih verba yang benar, naikkan level ke written expression. Di tahap ini, Anda belajar menemukan bagian kalimat yang salah dengan lebih cepat.
Kalau target Anda naik cepat dan belajar mandiri terasa lambat, Anda bisa melihat Kursus Intensif TOEFL ITP Online 24 Jam atau mengecek biaya dan jadwal program BIC 2026. Program intensif ini memang diposisikan untuk pendalaman grammar dan drilling Structure yang lebih padat.
Untuk rujukan aturan grammar primer, Anda juga bisa membuka penjelasan subject-verb agreement dari Cambridge Dictionary, membaca panduan Purdue OWL, dan melihat halaman persiapan resmi TOEFL ITP dari ETS.
FAQ – Subject Verb Agreement TOEFL
- Q: Apa itu subject verb agreement dalam TOEFL?
A: Ini adalah aturan menyesuaikan bentuk verba dengan subjek kalimat. Dalam TOEFL ITP, pola ini sangat penting di Section 2: Structure and Written Expression. - Q: Kenapa saya sering salah padahal tahu singular dan plural?
A: Karena soal TOEFL sering menyisipkan frasa pengganggu di tengah kalimat. Akibatnya, Anda terpancing oleh kata terdekat, bukan subjek utamanya. - Q: Apa rumus tercepat untuk mengecek agreement?
A: Temukan subjek asli, buang frasa penyela, lalu cocokkan apakah subjek itu singular atau plural sebelum memilih verbanya. - Q: Mana yang lebih sering keluar, and atau either/or?
A: Keduanya penting, tetapi pola either/or dan neither/nor sering lebih menjebak karena agreement mengikuti subjek terdekat. - Q: Apakah cukup menghafal aturan?
A: Tidak cukup. Anda tetap perlu latihan membaca struktur kalimat yang panjang agar refleks grammar Anda terbentuk di bawah tekanan waktu.
Kalau Agreement Anda Masih Sering Kecolongan, Saatnya Belajar Lebih Terarah
Ringkasnya, subject verb agreement TOEFL tidak sulit kalau Anda punya formula keputusan yang jelas. Tantangannya ada pada kalimat panjang, frasa penyela, dan jebakan pola Structure. Jika Anda ingin membenahi grammar lebih cepat, Bahasa Inggris Center (BIC) di Kampung Inggris Pare sudah menyiapkan Kursus Intensif TOEFL ITP Online 24 Jam untuk pendalaman Structure, drilling error analysis, dan latihan yang lebih rapat sebelum tes resmi.
















Saat ini belum tersedia komentar.