Teks Reading yang panjang akan terasa jauh lebih ringan jika Anda bisa menyaringnya menjadi satu kalimat inti. Teknik summarizing melatih Anda menggabungkan ide utama dari beberapa paragraf, membuang detail yang terlalu spesifik, lalu mempertahankan pesan yang benar-benar mewakili keseluruhan bacaan.
Keterampilan ini berbeda dari sekadar menemukan main idea satu paragraf. Dalam summarizing, Anda harus melakukan sintesis lintas paragraf: menentukan gagasan utama setiap bagian, melihat hubungan antargagasan, lalu merumuskan satu pernyataan ringkas tanpa menambahkan informasi baru.
Summarizing bukan memotong kalimat secara acak
Ringkasan yang baik tidak dibuat dengan mengambil satu kalimat dari awal dan satu kalimat dari akhir. Anda perlu memahami struktur teks terlebih dahulu.
Gunakan tiga pertanyaan sederhana:
- Apa topik utama teks?
- Apa ide utama setiap paragraf?
- Detail mana yang bisa dibuang tanpa mengubah pesan keseluruhan?
Mulai dari topic sentence setiap paragraf
Langkah tercepat adalah mengidentifikasi topic sentence atau gagasan utama di setiap paragraf. Tidak selalu kalimat pertama, tetapi biasanya ada satu kalimat yang paling mewakili fungsi paragraf.
Jika Anda masih sering kesulitan menemukan inti paragraf, pelajari dulu cara menjawab main idea TOEFL. Skill tersebut menjadi fondasi utama sebelum masuk ke tahap sintesis.
Gunakan formula 3 langkah untuk membuat satu kalimat inti
- Kumpulkan ide utama. Tulis satu frasa pendek untuk setiap paragraf.
- Buang detail spesifik. Hilangkan nama, angka, contoh, kutipan, dan informasi pendukung yang tidak wajib.
- Gabungkan dengan hubungan logis. Satukan ide dengan kata penghubung yang tepat agar hasilnya utuh dan alami.
Contoh dari tiga paragraf menjadi satu kalimat
Misalkan sebuah teks memiliki tiga paragraf dengan inti berikut:
- Paragraf 1: perubahan iklim meningkatkan suhu global;
- Paragraf 2: kenaikan suhu mengganggu habitat berbagai spesies;
- Paragraf 3: dibutuhkan tindakan bersama untuk mengurangi dampaknya.
Ringkasan satu kalimat yang efektif:
Perubahan iklim meningkatkan suhu global, mengancam ekosistem dan spesies, sehingga membutuhkan tindakan bersama untuk mengurangi dampaknya.
Ringkasan ini mempertahankan alur ide utama tanpa membawa detail tambahan yang tidak diperlukan.
Detail apa yang sebaiknya dibuang
| Jenis informasi | Biasanya dipertahankan? | Alasan |
|---|---|---|
| Ide utama | Ya | Menjadi tulang punggung ringkasan |
| Hubungan sebab-akibat | Ya | Menjaga logika teks |
| Contoh spesifik | Tidak selalu | Biasanya hanya pendukung |
| Angka rinci | Tidak selalu | Dihapus jika tidak menentukan pesan utama |
| Nama orang atau tempat | Tergantung | Dipertahankan hanya jika inti teks bergantung padanya |
| Opini utama penulis | Ya | Penting untuk mewakili sudut pandang teks |
Waspadai ringkasan yang terlalu sempit
Kesalahan umum adalah membuat summary yang hanya mewakili satu paragraf. Jika teks terdiri dari empat paragraf, tetapi kalimat ringkasan Anda hanya merangkum paragraf kedua, hasilnya belum mewakili keseluruhan passage.
Uji dengan pertanyaan ini: apakah kalimat saya masih masuk akal jika dibaca sebagai gambaran seluruh teks? Jika jawabannya tidak, berarti ada ide penting yang tertinggal.
Waspadai ringkasan yang terlalu luas
Masalah sebaliknya adalah menambahkan ide yang sebenarnya tidak ada di teks. Misalnya passage hanya menjelaskan dampak polusi udara terhadap kesehatan, tetapi summary Anda menambahkan solusi pemerintah yang tidak pernah dibahas.
Summary yang baik harus setia pada teks. Jangan membuat kesimpulan baru hanya karena terdengar logis.
Gunakan skimming sebelum menyusun summary
Sebelum merangkum, lakukan pembacaan cepat untuk menangkap struktur. Teknik skimming dan scanning untuk ujian TOEFL membantu Anda menemukan topik, topic sentence, kata transisi, dan bagian yang paling penting tanpa membaca setiap kata dengan kecepatan yang sama.
Paraphrase diperlukan agar summary tidak sekadar menyalin
Setelah menemukan ide utama, Anda perlu menuliskannya kembali dengan struktur yang lebih ringkas. Di sinilah kemampuan paraphrasing berperan.
Contoh:
- Teks: Many coastal cities face increasing flood risks due to rising sea levels.
- Summary: Rising sea levels are increasing flood risks in coastal cities.
Maknanya tetap, tetapi bentuk kalimat lebih ringkas dan natural.
Checklist sebelum menetapkan satu kalimat inti
- Apakah semua ide besar sudah terwakili?
- Apakah saya sudah membuang contoh dan detail yang tidak penting?
- Apakah hubungan antaride tetap jelas?
- Apakah ada informasi baru yang saya tambahkan sendiri?
- Apakah kalimat ringkasan bisa dipahami tanpa membaca ulang seluruh teks?
Latihan singkat summarizing
Baca tiga ide berikut:
- Online learning memberi akses pendidikan yang lebih fleksibel.
- Siswa membutuhkan disiplin dan keterampilan mengatur waktu.
- Hasil belajar bergantung pada cara teknologi digunakan.
Ringkasan yang baik:
Online learning menawarkan fleksibilitas, tetapi efektivitasnya bergantung pada disiplin siswa dan cara teknologi digunakan.
Perhatikan bahwa summary tidak mengulang semua detail, tetapi tetap mempertahankan hubungan utama antargagasan.
FAQ tentang summarizing Reading TOEFL
- Q: Apakah summary harus selalu satu kalimat?
A: Tidak dalam semua konteks, tetapi latihan satu kalimat sangat efektif untuk melatih sintesis dan membantu menemukan inti passage dengan cepat. - Q: Apakah semua topic sentence harus masuk?
A: Tidak harus secara literal. Ide utama bisa digabung jika memiliki hubungan yang dekat. - Q: Bagaimana jika paragraf tidak punya topic sentence yang jelas?
A: Cari gagasan yang paling sering didukung oleh detail dalam paragraf tersebut. - Q: Apakah boleh memakai kata yang sama dari teks?
A: Boleh, tetapi ringkasan biasanya lebih efektif jika Anda mampu menyampaikan ide dengan bentuk yang lebih ringkas dan natural.
Latih Summarizing dan Paraphrasing Bersama Ms. Lidia di BIC
Jika Anda ingin lebih cepat menemukan ide utama, menggabungkan beberapa paragraf menjadi satu inti, dan menulis kembali gagasan tanpa mengubah makna, Anda bisa belajar melalui program Belajar TOEFL BIC bersama Ms. Lidia. Materinya relevan untuk memperkuat paraphrasing, vocabulary support, serta kemampuan memahami dan merangkum teks akademik dengan lebih terarah.

















Saat ini belum tersedia komentar.